Connect With Us

Berburu Barang-barang Murah di Sekitar Masjid Al-Azhom

Deni Ardiansyah | Jumat, 2 Juni 2017 | 11:00

Tampak para pedagang di kawasan Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang, Jumat (2/6/2017). (@TangerangNews2017 / Deni Ardiansyah)

TANGERANGNEWS.com - Setiap hari Jumat, sejumlah pedagang memadati kawasan Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang. Mereka mmanfaatkan waktu jam istirahat dan waktu sebelum salat jumat ini untuk menggelar dagangannya. 
 
Berbagai macam barang dagangan di gelar seperti celana bahan, baju koko, celana jeans, jam tangan, tasbih, peci, dan masih banyak pilihan barang yang diinginkan.
 
Variasi harga pun banyak yang ditawarkan oleh pedagang, mulai dari harga Rp35.000 seperti jam tangan, Rp100.000 celana jeans dan baju koko, Rp50.000 peci.
 

 
Dengan harga yang murah itu, mengundangan warga yang akan melaksanakan salat Jumat, menghampiri penjual untuk sekedar bertanya, tawar menawar dan membelinya.
 
Tidak hanya warga sekitar Kota Tangerang saja yang berminat membeli, sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Tangerang pun ikut membeli barang di pedagang yang menggelar dagangannya di dekat pintu masuk gedung MUI, Masjid Raya Al-Azhom.
 
Salah satu pembeli, Wahyu mengatakan, alasan membeli barang pakaian di pedagang ini karena barang-barangnya bagus dan murah. Jadi, tidak ada salahnya jika untuk membelinya. Apalagi meski harga yang ditawarkan murah, kualitas barang tetap baik.
 
"Bagus barangnya, makanya saya beli. Tidak kalah dengan yang ada di mall," katanya, Jumat (2/6/2017).(RAZ)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill