Connect With Us

Ayah Korban Bom Kampung Melayu Driver Ojek Online

Mohamad Romli | Jumat, 2 Juni 2017 | 10:30

Gunawan, ayah dari Alm, Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Jumat (2/6/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gunawan, ayah Briptu Anumerta Ridho Setiawan, salah satu anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya yang menjadi korban tewas bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur berprofesi sebagai driver ojek online.
 
Hal tersebut diungkapkan Gunawan dihadapan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan saat bersilaturahmi  bersama rombongannya kediamannya  di Dasana Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang untuk  menyampaikan rasa berbelasungkawa, Jumat (2/6/2017).
 

 
"Pekerjaan saya hanya ojek online, tapi saya tidak merasa malu, meski pekerjaan saya hanya ojek," tuturnya.
 
Kepada TangerangNews.com,  Gunawan menceritakan pekerjaan itu dilakoninya belum lama ini sebelum peristiwa bom bunuh diri yang menewaskan anaknya terjadi. "Baru sekitar sebulan yang lalu, saya gabung di Grab," tambahnya.
 
Namun profesi sebagai driver ojek online tersebut untuk saat ini tidak sedang dilakoninya karena musibah yang menimpa putranya tersebut.(RAZ)
TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill