Connect With Us

Ayah Korban Bom Kampung Melayu Driver Ojek Online

Mohamad Romli | Jumat, 2 Juni 2017 | 10:30

Gunawan, ayah dari Alm, Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Jumat (2/6/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gunawan, ayah Briptu Anumerta Ridho Setiawan, salah satu anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya yang menjadi korban tewas bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur berprofesi sebagai driver ojek online.
 
Hal tersebut diungkapkan Gunawan dihadapan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan saat bersilaturahmi  bersama rombongannya kediamannya  di Dasana Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang untuk  menyampaikan rasa berbelasungkawa, Jumat (2/6/2017).
 

 
"Pekerjaan saya hanya ojek online, tapi saya tidak merasa malu, meski pekerjaan saya hanya ojek," tuturnya.
 
Kepada TangerangNews.com,  Gunawan menceritakan pekerjaan itu dilakoninya belum lama ini sebelum peristiwa bom bunuh diri yang menewaskan anaknya terjadi. "Baru sekitar sebulan yang lalu, saya gabung di Grab," tambahnya.
 
Namun profesi sebagai driver ojek online tersebut untuk saat ini tidak sedang dilakoninya karena musibah yang menimpa putranya tersebut.(RAZ)
PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill