Connect With Us

Cari Solusi Persoalan Perbatasan, Wali Kota Tangerang Temui Gubernur DKI Terpilih

Advertorial | Selasa, 8 Agustus 2017 | 20:00

Anis dan Arief saat rapat membahas berbagai persolan di Kota Tangerang. (Humas Kota Tangerang 2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Wali Kota Arief R Wismansyah, Selasa (08/08/2017) bertemu dengan Gubernur Terpilih DKI Jakarta Anis Baswedan. Pertemuan yang dilaksanakan di rumah transisi yang terletak di bilangan SCBD Jakarta, berlangsung dengan penuh keakraban.

Wali Kota yang juga ditemani oleh Sekertaris Daerah Dadi Budaeri menyampaikan beberapa usulan terkait penanganan berbagai persoalan di wilayah Jabodetabek. Mulai dari persoalan transportasi, banjir dan juga penanganan persoalan pengangguran yang menjadi pekerjaan rumah di wilayah Jabodetabek.

"Penanganan persoalan yang ada harus dilakukan secara menyeluruh, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, sehingga tidak ada lagi sekat administrasi," ujar Wali Kota. Seperti penanganan kemacetan antara Jakarta dan Tangerang, lanjut Wali Kota diperlukan pendekatan yang lebih intens dengan memperhatikan kepentingan masyarakat secara umum.

"Terkait penanganan kemacetan kita sebelumnya sudah koordinasi dengan Pemprov DKI, terutama terkait pembangunan elevated busway Blok M-Ciledug," ujarnya.

"Kami juga mengusulkan Terminal Poris dan Stasiun Batuceper bisa menjadi TOD, sehingga orang yang mau ke luar kota bisa langsung naik dari sana tanpa perlu ke Gambir, sehingga beban Jakarta bisa berkurang," paparnya. Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan usulan pembangunan long storage di Kali Mookervart untuk display air bersih dan juga penanganan banjir.

"Termasuk juga revitalisasi Situ Cipondoh, karena kalau meluap airnya akan lari ke Jakarta Barat, makanya ini perlu penanganan yang terintegrasi antar wilayah," ujarnya. Oleh karenanya, lanjut Wali Kota pihaknya meminta kepada Gubernur Terpilih untuk bisa bersama-sama memecahkan persoalan tersebut.

"Sehingga melalui kegiatan ini persoalan di DKI dan Tangerang bisa dipecahkan secara bersama-sama," jelasnya. "Dan mudah-mudahan kami juga bisa membantu DKI, karena kami juga merasakan. Dan semoga dukungan dan kerjasama inj kedepan bisa membawa kemaslahatan," tuturnya.

 Anis Baswedanpun menyambut baik pertemuan tersebut, terlebih Wali Kota sudah menawarkan beberapa konsep yang bisa menjadi solusi permasalahan di Jakarta dan sekitarnya."Secara prinsip saya juga merasa senang, karena Kota Tangerang sangat proaktif datang langsung untuk membahas ini semua,"

 Karena tidak seharusnya kita melihat Jakarta secara sendirian tapi lebih Jakarta sebagai Greater Jakarta, yang harus juga memikirkan daerah disekitarnya," terangnya. Anis juga berjanji kedepan ada agenda rutin yang membahas berbagai persoalan di Jabodetabek dengan para kepala daerah lainnya."Mungkin nanti secara rutin kita bisa bergilir melakukan pertemuan seperti ini," tandasnya.(ADV)

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill