Connect With Us

Sindikat Begal di Bayur Dibekuk, 2 Ditembak

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 19 Januari 2018 | 19:00

Para pelaku pembegalan yang kerap beraksi di wilayah Bayur, Kota Tangerang, dan sekitarnya, yang berhasil diamankan Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Jatiuwung. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Jatiuwung menelusuri akar sindikat para pelaku pembegalan yang kerap beraksi di wilayah Bayur, Kota Tangerang dan sekitarnya. Selama tiga hari beroperasi berhasil mengamankan 7 pelaku maupun penadah.

Kapolsek Jatiuwung Komisaris Eliantoro Jalmaf memaparkan, bahwa masyarakat Kota Tangerang merasa resah terhadap perampasan sepeda motor dengan modus pembegalan yang kerap kali terjadi wilayah Bayur.

BACA JUGA:

Menurut Eliantoro, dari wilayah Bayur, ada tiga tempat yang kerap dijadikan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya, yakni di Jalan Arya Kemuning Raya, Jalan Arya Kemuning Pengasingan dan Jalan Cadas Pengodokan.

Eliantoro pun bergerak, dan memimpin langsung dalam operasi ini bersama para anggotanya. Operasi dimulai, terhitung pada Selasa 16 - 18 Januari 2018. Hasilnya pun menemukan titik terang bahwa selama tiga hari tersebut pihaknya berhasil meringkus 7 pelaku pembegalan maupun penadahnya yang terhimpun dalam sindikat Bayur.

"Bermula dari pelaku AS yang sedang mengendarai sepeda motor di Bayur dan ketika diinterogasi didapati info tentang asal mula kendaraan," ujar Eliantoro, Jumat (19/1/2018).

                                  Barang Bukti Sepeda Motor

 

Eliantoro menuturkan, terdapat satu penadah hasil kejahatan pencurian bermotor berinisial N. "Dari tangannya berhasil disita lima motor pencurian bermotor. N mengaku sebagai pengepul pembeli hasil begal," ungkapnya.

Dan selanjutnya dapat diamankan kembali penadah berinisial D. Darinya polisi menyita satu unit sepeda motor. Tak sampai disitu, polisi pun kembali mengamankan dua penadah lainnya dengan inisial EFI dan BBN.

"Dapat satu tersangka begalnya, SAM dan kemudian menunjuk anggota lainnya untuk ditangkap," tutur Eliantoro.

Menurut informasi SAM, polisi pun kembali meringkus AEP dan keduanya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan petugas kepolisian.

"Keduanya mengalami luka tembak pada kaki sebelah kanan atau betis," kata Eliantoro.

Masih kata Eliantoro, menurutnya masih ada dua pelaku pembegalan lainnya yang masih berstatus DPO. Sementara ini Polsek Jatiuwung masih terus berupaya mengungkap para sindikat tergabung dalam kelompok Bayur. Dan Eliantoro pun akan lebih serius menggarap kasus ini, sehingga para pelaku pembegalan pun usang.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill