Connect With Us

Curiga Dewan "Bermain", KPK Pantau Langsung PPDB Online di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 Juli 2018 | 16:00

Ketua Tim Korsupgah KPK RI Wilayah 4 Wuryono Prakoso saat diwawancarai awak media, Selasa (3/7/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau langsung Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP di Kota Tangerang.

Hal itu dengan datangnya Tim Korsupgah KPK RI Wilayah 4 yang mendatangi ruang Tangerang Live Room (TLR) di Puspemkot Tangerang, Selasa (3/7/2018).

Ketua rombongan KPK, Wuryono Prakoso beserta rombongan berbincang-bincang dengan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri dan pejabat dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

"Ini tahun kedua kami turun bareng dengan teman-teman Dindik kota Tangerang. Tujuannya karena tahun lalu kota Tangerang relatif tidak banyak isu dalam PPDB online," ujar Wuryono.

Menurutnya,  pelaksanaan PPDB dengan sistem online ini dapat meneguhkan kemampuan Kota Tangerang dalam mengembangkan aplikasi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PPDB ini sangatlah rawan kecurangan. Nepotisme biasanya merajalela saat penerimaan siswa baru.

Ia juga mengaku mendapat berbagai macam aduan di beberapa daerah. Namun, ia tak mau menyebutkan daerah mana saja yang terindikasi dalam nepotisme ini.

"PPDB lagi-lagi ini juga terobosan kalau di beberapa daerah masuk pengaduannya. Saya nggak mau sebut daerahnya. Jujur saja itu dibulan puasa kemarin PPDB online SD contohnya masyarakat pada ngadu," terangnya.

Diakuinya, pihaknya meninjau langsung PPDB online di Kota Tangerang karena mendapat undangan dari pemerintah setempat untuk melihat pelaksanaannya.

"Untuk kami, artinya kalau bersih kenapa harus risih. Dengan keberanian mengundang itu juga bentuk transparansi. Jujur sih kalau kota Tangerang walaupun wilayah kami saya belum dapat kabar aduan," imbuhnya.

Meskipun KPK tidak mendengar aduan mengenai PPDB online di Kota Tangerang, namun KPK mencurigai adanya kecurangan yang dilakukan oleh Anggota DPRD setempat.

"Kalau di kota Tangerang tekanannya lebih banyak dari dewan. Tapi kalau di daerah lain yang bermain kepala sekolah maka akan ada pencopotan jabatan," tegas Wuryono.

Tekanan yang ia maksudkan adalah titip menitip peserta didik baru yang akan masuk ke sekolah negeri saat pelaksanaan PPDB online ini.

Wuryono mencontohkan, porsi untuk siswa difabel dimainkan atau dimanfaatkan kuotanya agar bangkunya itu untuk peserta umum. 

"Biasanya mereka tetap main jadi ada akses buat anak-anak difabel dari kota untuk yang nggak difabel untuk porsi titipan. Jalur prestasi dipakai tapi pas dilacak nggak ada, ini contoh-contoh," tukasnya.(RMI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill