Connect With Us

Dindikbud Tangsel Siapkan PPDB Online SD & SMP 2018

Advertorial | Jumat, 22 Juni 2018 | 08:50

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono saat melakukan sosialisasi PPDB. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat sekolah menegah pertama (SMP) Negeri dan Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang Selatan akan mulai dilaksanakan pada tanggal 4-7 Juli 2018 mendatang.

Berbagai persiapan teknis pun telah dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, dalam menghadapai pendaftaran online calon murid yang hendak melanjutkan pendidikannya ke SD maupun SMP.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Taryono mengatakan, pihaknya telah gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan PPDB secara online ini ke masyarakat, terlebih tahun ini ada beberapa perubahan yang dilakukan terkait persyaratan masuk bagi calon murid.

"Tahun ini usia minimal masuk SD adalah 6 tahun, berbeda dengan tahun kemarin yang 7 tahun. Bahkan usia 5 tahun 6 bulan dapat diterima setelah mendapat rekomendasi dari sekolah ataupun psikolog,” terang Taryono. 

Selain itu, bagi penerimaan calon murid SMP, Taryono menyebutkan kriteria seleksi pada tahun 2017 hanya berdasarkan jarak tempat tinggal dengan sekolah yang dituju, tetapi pada Permendikbud baru (Permendikbud 14/2018) ada 3 kriteria yaitu jarak rumah ke sekolah, nilai ujian SD dan prestasi.

"Ini sejalan dengan tujuan nasional terkait dengan peningkatan akses dan mutu pendidikan," jelasnya.

Dikarenakan semua proses pendaftaran dilakukan secara online yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja selama proses pendaftaran, maka tidak ada lagi proses kolektif pendaftaran di sekolah yang dituju, semuanya terpusat di Dindikbud Tangsel.

Bahkan pihaknya pun akan menyiapkan posko di masing-masing kecamatan wilayah Tangsel untuk membantu proses pendaftaran PPDB. 

"Terkait prestasi yang dimiliki oleh siswa diperlukan validasi peserta, Dindikbud menyiapkan 7 posko di 7 Kecamatan. Kami berharap masing-masing SD bisa membantu pendaftaran online siswanya, sehingga PPDB di 22 SMP negeri tidak ada aktifitas," jelasnya.

Dirinya pun berharap para orangtua murid yang ingin mendaftarkan anaknya bisa melakukan persiapan dan melengkapi persyaratan yang diperlukan sebelumnya, agar tidak lagi timbul kendala dan penumpukan yang terjadi saat masa-masa pendaftaran PPDB dimulai.

"Kami berharap masyarakat bisa mengikuti sistem online. Yang harus dilakukan masyarakat saat ini adalah cek NIK (Nomor Induk Kependudukan) ke dalam sistem dengan cara input di sistem: http://ppdb.dindikbudtangsel.com/ceknik," jelasnya.

Sementara itu, Wali kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyambut baik kegiatan Sosialisasi PPDB yang dilaksanakan Dindikbud Tangsel untuk siswa dari jenjang SD ke SMP secara online ini.

“Tahun kemarin dengan sistem zonasi, kita melihat dan mengevaluasi apa yang terjadi ditahun lalu dan kekurangan di tahun lalu bisa diperbaiki ditahun ini,” ungkap Walikota Airin.

Airin mengatakan, yang terpenting adalah kerjasama antara orangtua dengan guru sebagai orang yang berada di rumah dan sekolah bagi anak-anak.

"PPDB online ini bertujuan untuk adanya transparansi dan keterbukaan sehingga tidak ada lagi titip-titip murid, mudah-mudahan dengan sosialisasi ini PPDB Online bisa berjalan maksimal,” terang Airin.(ADV)

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill