Connect With Us

Bantu Korban Gempa, 12 Personel BPBD Kota Tangerang Berangkat ke Lombok

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 7 Agustus 2018 | 12:00

Irman Pujahendra Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang saat memberikan arahan dalam pelepasan tim rescue yang terdiri dari 12 personel ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (7/8/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memberangkatkan tim rescue yang terdiri dari 12 personel ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (7/8/2018).

Mereka bertugas untuk membantu korban bencana gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang mengguncang wilayah NTB.

"Tujuan kita adalah evakuasi. Apa yang bisa kita lakukan jalani. Teman-teman sudah dididik, buktikan di sana dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Irman Pujahendra, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang saat memberikan arahan dalam pelepasan tim.

Tim rescue berangkat dari Kota Tangerang melalui jalur udara di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 13.00 WIB dan akan tiba di lokasi bencana pada pukul 15.00 WIB.

Tim yang berangkat ke Lombok tersebut telah dibekali pelatihan tanggap bencana alam di Caracas pada beberapa waktu lalu. Selain itu, tim yang berangkat juga dibekali berbagai alat evakuasi.

Irman mengatakan, tim berada di NTB selama tiga hari kedepan. Namun waktu tersebut belum pasti, jika terdapat perkembangan waktu penanganannya akan ditambah.

"Di sana kita bukan untuk wisata, tapi membantu korban. Misi kita di sana hanya evakuasi, saya lihat di sana masih banyak yang harus dibantu," tuturnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Indonesia dilanda bencana alam. Gempa bumi berkekuatan 7 SR mengguncang wilayah di Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018), pukul 18.46 WIB, memberikan dampak yang luas.

Hingga Senin (6/8/2018) kemarin, tercatat 82 orang meninggal dunia, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan. Selain itu ribuan warga masih mengungsi ke tempat yang aman akibat gempa tersebut.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill