Connect With Us

Hari Pangan Sedunia, Gereja di Tangerang Bagikan Ribuan Makanan Gratis

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 22 Oktober 2018 | 15:00

Festival Kuliner Nusantara di Cisadane Walk, Kota Tangerang, Senin (22/10/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38, Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) menggelar Festival Kuliner Nusantara di Cisadane Walk, Kota Tangerang, Senin (22/10/2018).

Sebelum festival kuliner digelar, umat paroki juga melepaskan satu ton benih ikan di Sungai Cisadane sebagai ritual wajib pada perayaan HPS.

Ritual ini merupakan bentuk pelestarian dan kecintaan terhadap makhluk hidup seperti ikan, juga wujud syukur terhadap air sebagai salah satu sumber kehidupan.

Kemudian, pihak Gereja juga mengajak masyarakat untuk menjalin keakraban di bantaran sungai Cisadane.

Semua kalangan pun berbaur tanpa pengecualian, sekaligus diiringi sejumlah hiburan sambil menikmati beragam kuliner khas nusantara secara gratis.

Sebanyak 25 stand pedagang kecil turut meriahkan acara yang mengusung tema "Dalam Kebhinekaan Pangan Mempersatukan" ini. 

"Seperti tahun sebelumnya, kita menebar benih ikan mas, ikan mujair, dan lele. Di hari pangan tahun ini kita juga menyajikan berbagai kuliner," ujar Andreas Yudi, Humas Gereja HSPMTB.

Menurutnya, pangan merupakan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pangan juga memiliki jumlah yang terbatas, sementara jumlah penduduk kian meningkat. Oleh karena itu, bersama pihaknya ia menjadikan hari pangan ini sebagai momentum untuk berbagi.

"Kita memiliki sumber daya pangan yang terbatas, artinya dengan semakin banyaknya penduduk maka kebutuhan pangan itu harus ditutupi. Dari itu kita punya semangat untuk berbagi, maka kita ingin bahwa semangat ini cukup. Artinya yang sudah kita makan ya cukup, jangan sampai kita membuang makanan. Kita harus mensyukuri makanan yang ada," ucapnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Lidwina Purwanti menuturkan bahwa tahun ini pihaknya menyiapkan makanan gratis sebanyak 2800 untuk warga.

"Intinya di hari pangan ini kita mengajak masyarakat bergembira bersama. Kita jalin kekerabatan dengan memberdayakan masyarakat seperti para pedagang yang ada di sekitar Gereja," tuturnya.

Sementara Lurah Sukarasa, Taufik Hidayat mengaku sangat mendukung kegiatan sosial yang dilakukan umat gereja tersebut. Ia berharap agar kebersamaan ini terus dijaga dan dapat dilakukan kepada masyarakat yang lebih luas lagi.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill