Connect With Us

Anak Pedagang Pecel Bakar Diri di SDN Karawaci

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 29 November 2018 | 13:00

Polisi menyelidiki tempat kejadian pembakaran diri anak pedagang pecel di SDN Karawaci 13. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Warga Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang digegerkan dengan peristiwa pembakaran diri anak pedagang pecel.

Adalah Rizal Muzaki. Pemuda berusia 19 tahun ini sengaja mendatangi SDN Karawaci 13 di Jalan Ciindah V, Karawaci, Kota Tangerang hanya untuk membakar dirinya sendiri.

Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (28/11/2018) sekitar pukul 24.00 WIB.

Menurutnya, korban membakar dirinya sendiri menggunakan korek api gas setelah melumuri tubuhnya dengan minyak tanah.

"Korban rumahnya tidak jauh dari sekolahan SD itu. Dia habis nemenin orang tuanya jualan pecel lele. Tiba-tiba pulang duluan enggak tahunya bakar diri pakai korek gas dan minyak tanah," ujarnya kepada TangerangNews.

Abdul menjelaskan, peristiwa pembakaran diri itu pertama kali diketahui oleh rekan korban, Ade Rohman.

Ketika Ade melintasi SDN Karawaci, ia lantas mendengar teriakan korban. Saat dihampiri, rupanya tubuh korban dalam keadaan terbakar.

"Setelah itu warga menolong korban dan membawa ke RS Tiara untuk nendapat pertolongan karena melihat luka bakar korban hampir 90 persen ditubuhnya," jelasnya.

Korban pun kemudian dirujuk ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan karena tubuhnya mengalami luka bakar yang cukup hebat.

Belum diketahui penyebab korban membakar dirinya sendiri. Sebab, korban masih terbaring lemah di rumah sakit dengan kondisi kritis.

"Sampai sekarang kondisi korban masih dalam keadaan belum sadarkan diri. Penyebabnya masih penyelidikan," papar Abdul.(RAZ/RGI)

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill