Connect With Us

Polisi Gerebek Penjual Miras di Tangerang

| Rabu, 5 Mei 2010 | 17:54

Miras dimusnahkan di halaman Pemkot Tangerang (tangerangnews / tangerangnews/rangga)


TANGERANGNEWS-Petugas Polres Metro Kota Tangerang menindaklanjuti kasus pesta miras oplosan yang mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga lainnya dirawat di Rumah Sakit. Petugas melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah toko penjual miras yang belokasi di Komplek Puri Dewata Indah, RT 03/06, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
 
Namun sayang,  dalam penggerebekan tersebut, petugas tidak menemukan barang bukti miras, sedangkan sang pemilik juga sudah meninggalkan tokonya.
 
"Korban sering membeli miras di toko itu. Jadi kita lakukan penggeledahan pada pukul 05.00 WIB. Tapi rumah sudah dalam kondisi kosong dan sudah ditinggal penghuninya. Diduga penghuni yang dicurigai sudah pergi bersama keluarganya ini kabur setelah mendengar adanya berita kematian," ujar Kapolres Metropolita Tangerang Kombes Maruli CC Simanjuntak didampingi Kasat Reskrim Kompol Arie Ardian Rishadi, Rabu (5/5) petang.
 
Maruli mengaku pihaknya agak sedikit menemui kesuitan untuk mendapatkan barang bukti berupa miras ilegal yang dioplos tersebut karena penjual yang dimaksud sudah meninggalkan toko.  Hingga kini, pihaknya masih memburu penjual miras tesebut. “Penjualnya  kabur dan  barang oplosannya sudah diangkut. Sehingga kita  belum bisa menetapkan  tersangka," papar Maruli saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan KH Hasyim Ashari No 28, Tangerang.
 
Sedangkan terkait isi kandungan dalam miras oplosan tersebut, Maruli menerangkan bahwa berdasarkan keterangan korban selamat, minuman bermerek Mansion yang dibeli dari warung di kawasan Puri Dewata Indah itu sebelumnya dicampur minuman sirup. Kemudian diminum korban bersama-sama di sebuah lapak lapak pecel ayam yang berlokasi di jalan Hasyim Ashari, RT 1/8, Kelurahan Buaran Indah, Kota Tangerang, pada Sabtu (1/5) lalu.
“Pengembangan pemeriksaan kami,  bahan oplosan itu  terdiri  dari minuman sejenis  mension buatan lokal yang dimasukan  dalam botol Mension dicampur minuman ringan anak-anak,” terang Maruli. (rangga)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill