Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Penyakit demam berdarah dengue (DBD) juga mewabah di Kota Tangerang. Penderita penyakit saat musim pancaroba di Kota Tangerang ini tercatat berjumlah 21 orang.
"Yang positif penderita DBD untuk Januari 2019 ada 21 penderita," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi kepada TangerangNews di kantornya, Kamis (24/1/2019).
Ia menjelaskan, dalam kasus ini sesungguhnya terdapat tiga macam kategori penderita. Pertama, penderita yang disebut tersangka atau masih tahap bergejala. Kemudian penderita demam dengue dan terakhir penderita DBD yang masuk tahap paling parah.
Menurutnya, seseorang yang terjangkit DBD disebabkan karena mengalami pembocoran pembuluh darah akibat virus yang berasal gigitan nyamuk jenis Aedes Aegypti.
"Jadi kita harus bedakan ketiganya. Untuk tersangka jumlahnya tidak dilaporkan. Kalau demam dengue penderitanya 57 orang. Sedangkan DBD itu tadi 21. Ini data per Januari 2019," terangnya.
Ia melanjutkan, para penderita tersebut menyebar berdasarkan data yang menjalani perawatan di seluruh rumah sakit di Kota Tangerang. Kebanyakan, penderita berasal dari Kecamatan Benda. Kata dia pula, angka peningkatan penderita pun terjadi sejak pekan pertama di bulan Januari ini.
"Nyamuknya yang menebar virus ini sangat berbahaya. Karena nyamuknya itu bisa berulang-ulang, gigit ke sana, gigit ke sini. Jadi yang menular adalah nyamuknya. Dan penderitanya bisa dari usia baru lahir sampai usia renta bisa kena," paparnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Peredaran 25 merek beras fortifikasi palsu yang diungkap Menteri Pertanian RI membuat pedagang beras di Kota Tangerang kebingungan.
Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews