Connect With Us

DBD Juga Mewabah di Kota Tangerang, Penderitanya 21 Orang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 Januari 2019 | 13:00

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi memberikan keterangan mengenai penyakit demam berdarah dengue atau DBD di kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Penyakit demam berdarah dengue (DBD) juga mewabah di Kota Tangerang. Penderita penyakit saat musim pancaroba di Kota Tangerang ini tercatat berjumlah 21 orang.

"Yang positif penderita DBD untuk Januari 2019 ada 21 penderita," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi kepada TangerangNews di kantornya, Kamis (24/1/2019).

Ia menjelaskan, dalam kasus ini sesungguhnya terdapat tiga macam kategori penderita. Pertama, penderita yang disebut tersangka atau masih tahap bergejala. Kemudian penderita demam dengue dan terakhir penderita DBD yang masuk tahap paling parah.

Menurutnya, seseorang yang terjangkit DBD disebabkan karena mengalami pembocoran pembuluh darah akibat virus yang berasal gigitan nyamuk jenis Aedes Aegypti.

"Jadi kita harus bedakan ketiganya. Untuk tersangka jumlahnya tidak dilaporkan. Kalau demam dengue penderitanya 57 orang. Sedangkan DBD itu tadi 21. Ini data per Januari 2019," terangnya.

Ia melanjutkan, para penderita tersebut menyebar berdasarkan data yang menjalani perawatan di seluruh rumah sakit di Kota Tangerang. Kebanyakan, penderita berasal dari Kecamatan Benda. Kata dia pula, angka peningkatan penderita pun terjadi sejak pekan pertama di bulan Januari ini.

"Nyamuknya yang menebar virus ini sangat berbahaya. Karena nyamuknya itu bisa berulang-ulang, gigit ke sana, gigit ke sini. Jadi yang menular adalah nyamuknya. Dan penderitanya bisa dari usia baru lahir sampai usia renta bisa kena," paparnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

TEKNO
Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:16

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai memperketat pengawasan terhadap platform digital setelah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025

SPORT
Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41

Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill