Connect With Us

Biadab! Suami Pukuli & Telanjangi Istri Sambil Direkam di Cipondoh

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 27 Januari 2019 | 16:00

FR, 25, menjadi korban kekerasan rumah tangga oleh suaminya di kontrakan mereka yang berada di Kavling DPR RT 06/01, Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Seorang suami tega menganiaya dan menelanjangi istrinya sendiri. Parahnya, perlakuan kasar ini diabadikan lewat video dan disebar di media sosial.

Pemicunya, pelaku berinisial TH, 23, kecewa dan marah lantaran istrinya, FR, 25, melarang dia membawa teman untuk menginap di rumah kontrakan tempat mereka tinggal.

Sebab, rumah kontrakan yang beralamat di Kavling DPR RT 06/01, Cipondoh, Kota Tangerang tersebut hanya berukuran satu petak.

Apalagi, pasangan yang baru menikah selama dua tahun ini menempati kontrakan minimalis tersebut dengan sang buah hatinya. 

Peristiwa tersebut diceritakan korban, yang wajahnya tampak babak belur setelah dipukuli pelaku pada Sabtu (26/1/2019) kemarin.

"Awalnya saya tegur suami supaya temannya tidak menginap terus dikontrakan, karena hanya satu kamar ada anak bayi juga," kata FR, Minggu (27/1/2019).

Bukannya memberi jawaban saat ditegur, TH malah memukuli korban hingga wajahnya berdarah-darah.

Bukannya memisahkan, teman pelaku, MR, malah ikut membantu dalam aksi penganiayaan itu, hingga wajah korban babak belur bercucuran darah. Tak hanya itu, korban juga ditelanjangi hingga tinggal mengenakan pakaian dalam saja. 

"Saya dipegangi temannya dan dipukuli sampai kaya gini. Terus ditelanjangi dan temannya disuruh sambil ngerekam," ungkapnya.

Atas insiden tersebut, FR kemudian mendatangi Mapolsek Cipondoh untuk meminta bantuan polisi. Bermodalkan hasil Visum, FR berniat memenjarakan suami yang dinikahkan secara siri ini.

"Saya takut. Makanya saya melaporkan suami saya dan setelah itu saya diajak sama pak polisi untuk menjemput suami saya ke Polsek Cipondoh," tuturnya.

Namun demikian FR kecewa lantaran teman suaminya tak ikut menginap di Hotel Prodeo tersebut. Pasalnya menurut dia dalam aksi brutal ini MR ikut terlibat, bahkan MR yang mengabadikan momen ini pun menyebar video tidak terpuji itu ke media sosial Facebook.

"Video dan gambar saya dishare ke medsos facebook, hingga semua orang tau dan melihat, saya malu pak," ucapnya.

Rencananya, kata FR, dirinya akan kembali menyambangi Mapolsek Cipondoh untuk meminta penjemputan MR. Dirinya mengaku tidak akan menempuh jalur musyawarah atas insiden yang menimpa dirinya. 

"Apapun yang terjadi saya tidak akan memaafkan dan tidak akan mencabut laporan meski katanya akan ada upaya damai dari keluarga pelaku," ucapnya. 

Atas insiden ini FR enggan kembali ke kontrakan yang ditinggali bersama suaminya. FR lebih memilih tinggal sementara bersama anaknya di rumah kakaknya di kawasan Cipondoh.

"Saya takut kembali ke rumah. Saya mau di sini dulu untuk sementara," ujarnya.

Kapolsek Cipondoh Kompol Sutrisno membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, tersangka yang merupakan warga asal Pinang, Kota Tangerang ini telah ditahan dan diduga melanggar pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

"Sudah diamankan beserta barang bukti berupa hasil Visum dan satu buah cincin akik tersangka yang dipakai saat melakukan penganiayaan," tuturnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 | 22:12

Seorang calon penumpang menjadi korban pengeroyokan dan penusukan dua kernet bus di depan Indomaret RS Sari Asih, Kota Serang, Banten.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill