Connect With Us

Hindari Kampanye, MTQ Banten di Kota Tangerang Dibuka Tanpa Pawai

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 24 Maret 2019 | 20:00

Kegiatan Gladi resik yang dilakukan panitia penyelenggara Event Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Event Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) biasanya dibuka dengan pawai ta’aruf atau peserta berjalan secara beriringan. Namun pembukaan MTQ tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan di Kota Tangerang dikemas berbeda.

Panitia memastikan, MTQ ke-XVI yang akan dibuka pada Senin (25/3/2019) pukul 19.30 WIB tersebut tidak dilakukan dengan pawai. Melainkan dibuka dengan defile kafilah atau para kontingen dari berbagai kota/kabupaten hanya melakukan perarakan barisan. 

"Kalau di dalam pembukaan nanti kita pertama ada defile kafilah yang akan diikuti oleh semua (kafilah) kabupaten/kota yang sebelumnya kita untuk pawai taaruf ditiadakan," kata Uwaisul Kurni, Kasie MTQ Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten kepada TangerangNews di gedung MUI Kota Tangerang, Minggu (24/3/2019).

Menurut Uwaisul, memang sebelumnya dalam rencana pembukaan MTQ akan dilakukan dengan pawai. Namun karena saat ini di Indonesia sudah memasuki tahap kampanye terbuka, maka pawai dikhawatirkan mengandung unsur politik. Sehingga, panitia memastikan kegiatan seremonial pembukaan MTQ pun diganti dengan kegiatan lain.

"Situasi sekarang berbeda dengan yang lain. Untuk menjaga hal-hal seperti itu, jadi ditiadakan. Kita mengedepankan ukuwah islamiyah daripada perbanyak perbedaan," jelas dia.

Kata dia, persiapan sarana dan prasarana untuk pembukaan pun sudah dinyatakan siap dan sudah mencapai 95 persen. "Sedangkan untuk pelaksanaan tekhnis MTQ-nya kita hampir 100 persen tinggal menunggu daftar ulang dan hari H-nya," tuturnya.

Uwaisul menambahkan, pagelaran MTQ ke-XVI tingkat Provinsi Banten akan berlangsung selama empat hari mulai 25 hingga 29 Maret 2019 Ada 13 venue yang dijadikan sebagai lokasi penyelenggaraan MTQ ini.

"Jumlah peserta seluruhnya itu ada 487. Peserta berasal dari 4 kabupaten 4 kota di Provinsi Banten," tukasnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36

Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill