Connect With Us

Kampanye Akbar di Tangerang, Sandi Ajak Pendukungnya ke TPS

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 13 April 2019 | 17:48

Suasana kampanye akbar terakhir Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Lapangan Ahmad Yani, Alun-alun, Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Koalisi Indonesia Menang menggelar kampanye akbar terakhir untuk mendukung Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Lapangan Ahmad Yani, Alun-alun, Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019).

Hadir dalam kampanye terbuka terakhir ini, Cawapres Sandiaga Salahhudin Uno yang didampingi Waketum DPP Gerindra Sufmi Ahmad Dasco dan sejumlah elite parpol pengusung Paslon 02.

Selain itu, tampak hadir pula Rhoma Irama, Sang Alang, dan Nissa Sabyan yang menghibur ribuan para pendukung Prabowo-Sandi ini.

Suasana kampanye akbar terakhir Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Lapangan Ahmad Yani, Alun-alun, Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019).

Diawal orasinya, Sandi menyapa para pendukungnya yang telah memadati alun-alun sejak pukul 06.00 WIB.

"Siapakah yang kau pilih? Prabowo - Sandi. Nomor berapa yang kau coblos? 02," sapa Sandi yang disambut riuh ribuan pendukungnya.

Sandi kemudian mengajak para pendukungnya untuk datang ke TPS pada 17 April 2019 dan berjuang bersama-sama mengawal proses Pilpres.

"Ini adalah kampanye umum hari terakhir. Tinggal 4 hari lagi kita menuju 17 April, siap berjuang?" seru Sandi.

"Kota Tangerang angkat tangannya, siap berjuang? siap memenangkan? siap semuanya pilih nomor 2? Are you ready?" tanya Sandi kepada pendukungnya yang dijawab serentak dengan kata 'iya' oleh ribuan massa yang memadati alun-alun.

"Semua kita dorong, mari ajak teman-teman, kerabat, saudara semua, bawa ke TPS. TPS itu tidak ada yang kebetulan, Allah sudah menentukan bahwa TPS adalah singkatan Tusuk Prabowo Sandi," ucap Sandi.

Sandi pun kembali melanjutkan orasinya bahwa jika ingin serba murah dan mudah, 02 adalah pilihannya.

Suasana kampanye akbar terakhir Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Lapangan Ahmad Yani, Alun-alun, Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019).

"Mau harga listrik turun? tusuk Prabowo Sandi. Mau cari kerja gampang? tusuk Prabowo Sandi. Emak-emak mau harga sembako murah? tusuk Prabowo Sandi. Teman-teman buruh mau outsourcing kita revisi? tusuk Prabowo Sandi. Kita kawal semua proses ini, Insyallah pemilunya jujur dan adil. Kita sambut 17 April malam kemenangan dan perubahan untuk Indonesia," bebernya.

Sandi menambahkan bahwa ia terharu karena warga yang rela datang ke alun-alun menyumbangkan uang kepadanya sebagai bentuk partisipasi dukungannya.

"Yang datang ke sini tak hanya mendukung, tetapi juga menyumbang. Terimakasih semuanya saya sedih sekali ada yang menyelipkan uang Rp5 ribu rupiah di kantong saya," tukasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Maggiore Signature West Jadi Area Komersial Terakhir di Kawasan Maggiore Gading Serpong

Maggiore Signature West Jadi Area Komersial Terakhir di Kawasan Maggiore Gading Serpong

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:57

Paramount Gading Serpong menghadirkan Maggiore Signature West sebagai area komersial premium terbaru di kawasan Maggiore @ Paramount Gading Serpong pada awal 2026.

TEKNO
Komdigi Buka Opsi Blokir Permanen Grok AI

Komdigi Buka Opsi Blokir Permanen Grok AI

Kamis, 29 Januari 2026 | 10:29

Aplikasi kecerdasan buatan Grok masih diblokir sementara di Indonesia sejak 10 Januari 2026. Hampir tiga pekan setelah pemblokiran diberlakukan, belum ada kepastian kapan akses terhadap layanan tersebut akan kembali dibuka.

TANGSEL
Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendorong budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang menjadi penyumbang besar tumpukan sampah di wilayah tersebut.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill