Connect With Us

Bawaslu Masih Kaji Dugaan Pelanggaran Pemilu di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 18 April 2019 | 17:19

Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Agus Muslim. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang belum mengungkap ke publik hasil pengawasan hari pencoblosan Pileg & Pilpres yang digelar serentak kemarin. Institusi pengawas pemilu itu masih menginventarisir data hasil pengawasan.

Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim. Menurut dia, pihaknya telah melakukan pengawasan selama pencoblosan kemarin di wilayah Kota Tangerang ini.

"Semua temuan hasil pengawasan masih dalam kajian dan pendalaman," ujarnya di kantor Bawaslu Kota Tangerang, Kamis (18/4/2019).

Agus belum dapat mengungkap lebih jauh terkait hasil pengawasan tersebut. Ditanya apakah Bawaslu merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) kepada KPU, ia hanya menjawab akan menyikapinya.

"Insyaallah secepatnya akan kita sikapi," ucapnya.

Sebelumnya, Agus menjabarkan bahwa empat kecamatan di Kota Tangerang yaitu Neglasari, Batuceper, Karang Tengah dan  Cipondoh menjadi sorotan pengawasan.

Pasalnya, Bawaslu mendapati adanya temuan yang berpotensi terjadi kecurangan di empat kecamatan tersebut.

Dugaan kecurangan-kecurangan itu, kata Agus, mulai dari temuan satu lembar surat yang tercoblos, surat suara tertukar hingga kekurangan logistik saat pencoblosan kemarin.(RMI/HRU)

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

KAB. TANGERANG
Rampungkan Gedung High School di Gading Serpong, MNS Hadirkan Ekosistem Belajar Berstandar Global

Rampungkan Gedung High School di Gading Serpong, MNS Hadirkan Ekosistem Belajar Berstandar Global

Rabu, 16 September 2026 | 22:24

Multimedia Nusantara School (MNS), sekolah berbasis teknologi dan karakter di bawah naungan Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) serta Kompas Gramedia Group, resmi menyelesaikan pembangunan struktur utama Gedung High School di kawasan Gading Serpong

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill