Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Harga cabai di Kota Tangerang terus merangkak naik. Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati mengatakan harga cabai saat ini sedang tinggi-tingginya.
Ia menyebutkan harga cabai di pasar-pasar tradisional Kota Tangerang naik sejak sebulan yang lalu.
"Harga cabai sekarang masih mahal. Naiknya bertahap ya sejak bulan Juni kemarin," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (10/7/2019).
BACA JUGA:
Menurut Titien, harga cabai merah keriting saat ini Rp60 ribu perkilogram-nya. Untuk cabai merah besar Rp70 ribu perkilogram. Sementara cabai rawit merah Rp63 ribu perkilogram dan cabai rawit hijau Rp70 ribu perkilogram.
"Per 3 Juni 2019, harga cabai rata-rata Rp30 ribu. Kemudian naik jadi Rp40 ribu. Terus naik seperti harga sekarang ini," ucapnya.
Titien menuturkan kenaikan harga cabai ini dikarenakan pasokan yang kurang. "Disebabkan juga kemarau yang panjang," tuturnya.
Titien menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang untuk menanggapi harga kenaikan cabai itu.
"Langkah yang kami lakukan berkordinasi dengan pihak terkait karena kiriman cabainya dari Jawa," tukasnya.(MRI/RGI)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGRektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. Warsito, M.Si., meminta para lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Akibat kelalaian membakar sampah, sebuah bangunan gudang telur milik Rahmat di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar pada Senin 21 September 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews