Connect With Us

Remaja Punk Sangiang Resahkan Penumpang Angkot

| Selasa, 22 Juni 2010 | 19:04

Anak Punk (int / int)

TANGERANGNEWS-Beberapa penumpang angkutan umum mengaku resah dengan keberadaan anak-anak punk yanh sering mengamen di Kawasan Sangiang, Kecamtan Priuk, Kota Tangerang. Komunitas punker ini dianggap mengganggu ketertiban umum.

Menurut salah seorang penumpung angkot jurusan Kalideres-Kota Bumi, Annisa mengaku terkejut saat seorang punker yang lagi mengamen mendekatinya. “Saya risih dengan keberadaan mereka. Penampilannya seram, meski saat mengamen mereka tidak meminta dengan memaksa, tapi saya takut,” ujarnya, Selasa (22/6).
Dikatakan Annisa, hampir setiap hari dirinya bertemu dengan anak-anak Punk tersebut. “Biasaya saya bertemu mereka ketika menjelang sore dan mereka masuk tidak hanya sendiri, tapi terkadang bisa dua hingga tiga orang,” katanya.
Keberadaan anak-anak Punk tersebut memang  sudah cukup lama di kawasan Sanging. Namun keberadaan mereka sama sekali tidak pernah tercium oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Biasanya Satpol PP sering melakukan razia terhadap anak-anak Punk, namun akhir-akhir ini saya tidak pernah melihat SAtpol PP melakukan razia,” tambah Anissa.
Sementara itu, Kepala Bidang Penertiban Satpol PP Kota Tangerang Tihadi Antonius menjelaskan, penanganan anak jalanan sebenarnya menjadi tanggungjawab dari Dinas Sosial. Namun, untuk penertibannya menjadi tugas dari Satpol PP, sedangkan khusus anak-anak Punk yang biasanya bergerumul disuatu tempat merupakan tugas dari kepolisian. “Jika membuat resah menjadi tugas Kepolisian, kami dari Satpol PP hanya menertibkan saja,” terang Tihadi.
Dikatakan Tihadi, sebelumnya Satpol PP juga melakukan razia terhadap anak-anak Punk, namun yang menjadi kendala adalah tempat untuk menampungnya. “Tempat penampungan di Jakarta sudah tidak sanggup untuk menampungnya,” jelasnya.(rangga)
 

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53

Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang yang berlangsung selama 28-30 Juli 2026, diikuti sebanyak 600 warga binaan.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill