Connect With Us

Hore, Pemkot Tangerang Raih Opini WTP ke-13 Berturut-turut

Advertorial | Sabtu, 27 Juni 2020 | 19:29

Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah menerima laporan hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan TA 2019, di Kantor BPK RI Perwakilan Banten, Serang, Selasa (23/6/2020) lalu. (Istimewa / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) kembali menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2019.

Opini WTP untuk Pemkot Tangerang yang diterima dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019, merupakan penghargaan ke-13 yang diraih secara berturut-turut.

Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah menerima laporan hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan TA 2019, di Kantor BPK RI Perwakilan Banten, Serang, Selasa (23/6/2020) lalu.

Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah yang secara langsung menerima laporan hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan T.A 2019 mengungkapkan, Pemkot bukan sekedar mengejar jumlah opini yang didapat dari BPK namun juga dapat memberikan pelayanan paripurna kepada masyarakat.

"Yang penting itu bukan jumlahnya, tapi bagaimana Pemkot bisa maksimal dalam mengelola keuangan daerah," terang Arief pada acara penyerahan LKPD Kota Tangerang di Kantor BPK RI Perwakilan Banten, Serang, Selasa (23/6/2020) lalu.

Arief menekankan Opini WTP Ke-13 ini akan menjadi motivasi tambahan bagi Pemkot untuk terus mengedepankan unsur akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah di Kota Tangerang.

"Tata kelola keuangan yang baik menjadi salah satu prioritas bagi Pemkot Tangerang," tegasnya.

Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah menerima laporan hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan TA 2019, di Kantor BPK RI Perwakilan Banten, Serang, Selasa (23/6/2020) lalu.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Banten Agus Tholib mengucapkan selamat kepada Wali Kota Tangerang atas kerja keras segenap ASN Pemkot Tangerang, hingga dapat mempertahankan opini yang sebelumnya telah didapat berturut-turut.

"Opini WTP yang diberikan menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pengelolaan keuangan daerah menuju lebih baik lagi," tukasnya.

Sebagai informasi, dalam laporan hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019, baik Pemkot maupun DPRD Kota Tangerang sama -sama menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).(ADV)

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill