Connect With Us

Rapid Test, Tiba-tiba Puluhan Toko di Pasar Kebon Besar Tangerang Tutup

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 26 Juni 2020 | 17:17

Kegitan rapid tes kepada para pedagang di Pasar Kebon Besar, Batuceper, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Puluhan pedagang di Pasar Kebon Besar, Batuceper, Kota Tangerang menutup tokonya karena takut mengikuti rapid test, Jumat (26/6/2020). 

Rapid test COVID-19 yang digelar Puskesmas setempat tersebut diduga bocor sehingga tak banyak pedagang yang mengikutinya. 

Menurut pedagang, Untung Subagio, informasi terkait adanya rapid test ini telah disampaikan pihak pengelola sejak dua hari sebelum pelaksanaannya.

Kata Untung, hal itu dilakukan agar para pedagang tidak terkejut atau terkesan tiba-tiba.

"Mungkin warga pada takut, jadi sebagian toko tutup. Memang kalau dikasih tahu ya efeknya gini, sebagian tutup, tapi ada juga yang buka," kata Untung.

Meski demikian, pelaksanaan rapid test berjalan lancar di kawasan pasar tersebut. Rapid test itu pun berlaku untuk para pedagang dan pengunjung sesuai kuota yang tersedia.

"Dadakan sebenarnya, dua hari lalu dikabarin. Mintanya 100 orang untuk pedagang dan pengunjung di sini," ucapnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Mantan Suami Habisi Nyawa Istri Siri untuk Gasak Perhiasan di Serpong

Mantan Suami Habisi Nyawa Istri Siri untuk Gasak Perhiasan di Serpong

Senin, 20 April 2026 | 20:57

Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menimpa seorang wanita berinisial I, 49.

HIBURAN
Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson by Wyndham Tangerang Tawarkan Staycation Berkebaya hingga Diskon Makan 21 Persen

Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson by Wyndham Tangerang Tawarkan Staycation Berkebaya hingga Diskon Makan 21 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 21:40

Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Howard Johnson by Wyndham Tangerang bersama Aroma Bumbu Eatery & Cafe menghadirkan sejumlah promo khusus bertema budaya Indonesia.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill