Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com–Puluhan pedagang di Pasar Kebon Besar, Batuceper, Kota Tangerang menutup tokonya karena takut mengikuti rapid test, Jumat (26/6/2020).
Rapid test COVID-19 yang digelar Puskesmas setempat tersebut diduga bocor sehingga tak banyak pedagang yang mengikutinya.
Menurut pedagang, Untung Subagio, informasi terkait adanya rapid test ini telah disampaikan pihak pengelola sejak dua hari sebelum pelaksanaannya.
Kata Untung, hal itu dilakukan agar para pedagang tidak terkejut atau terkesan tiba-tiba.
"Mungkin warga pada takut, jadi sebagian toko tutup. Memang kalau dikasih tahu ya efeknya gini, sebagian tutup, tapi ada juga yang buka," kata Untung.
Meski demikian, pelaksanaan rapid test berjalan lancar di kawasan pasar tersebut. Rapid test itu pun berlaku untuk para pedagang dan pengunjung sesuai kuota yang tersedia.
"Dadakan sebenarnya, dua hari lalu dikabarin. Mintanya 100 orang untuk pedagang dan pengunjung di sini," ucapnya.(RMI/HRU)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews