Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74, Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar rapid test gratis untuk masyarakat umum atau penumpang pesawat, Kamis (25/6/2020).
Dilansir dari Kompas, rapid test gratis tersebut dilaksanakan di Terminal 2 E keberangkatan domestik. Adapun jumlah rapid test yang disediakan yakni untuk sekitar 500 orang.
"Sasaran utamanya para pengguna jasa Bandara Soetta yang melalui Terminal 2," ujar Kapolres Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, Rabu (25/6/2020) kemarin.
Jika animo masyarakat besar dan banyak yang membutuhkan, pihaknya akan menambah jumlah maksimal rapid test.

"Kita sesuaikan dengan kondisi lapangan. Berapapun kami akomodir," kata dia.
Namun perlu diingat bagi yang ingin dirapid test, kegiatan ini dilakukan 2 jam sebelum penerbangan pertama dan berakhir saat jadwal penerbangan terakhir hari ini.
Selain dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara, bahwa rapid test gratis tersebut dilakukan untuk mendukung syarat keberangkatan domestik dari Bandara Soetta menuju berbagai kota di Indonesia.
"Pandemi COVID-19 harus kita hadapi dengan kebersamaan," ujar Adi. (RAZ/RAC)
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TODAY TAGCita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews