Connect With Us

Viral Balap Lari Liar di Graha Raya Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 9 September 2020 | 15:12

Tampak Kerumunan massa yang ingin melihat aksi balap lari di kompleks Graha Raya, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Ada-ada saja kelakuan pemuda di Kota Tangerang. Jika biasanya balapan liar dengan sepeda motor, tetapi kali ini dilakukan dengan berlari.  Aksi balap lari liar tersebut viral, Rabu (9/9/2020) dini hari, di media sosial.

Lokasi balap larinya diketahui berada di kompleks Graha Raya, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Dari video yang beredar, tampak sekelompok massa tersebut menonton aksi sejumlah pemuda yang sedang berlari kencang bagaikan kejuaraan olimpiade. 

Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan turut berkomentar ihwal aksi pemuda yang memaksakan kreatif di tengah pandemi COVID-19 tersebut.

Menurutnya, aksi balap lari tersebut dinilai positif karena dapat memunculkan bibit-bibit atlet di Kota Tangerang.  "Hanya saja penempatannya yang salah," ujar Uis saat dihubungi. 

Uis menilai lokasi ajang balap lari liar tersebut dinilai salah. Sebab, dapat meresahkan masyarakat. "Karena mengganggu fasilitas umum dan ketenangan warga apalagi sampai menutup jalan," jelasnya. 

Karena itu, aparat berwenang pun harus turun tangan menertibkan aksi balap lari liar tersebut. "Jadi, pemerintah bersama aparat harus mengambil sikap. Apalagi kalau ada dugaan perjudian dalam kegiatan itu," pungkasnya.(RAZ/HRU)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Viral Balap Lari Liar di Graha Raya Tangerang TANGERANGNEWS.com–Ada-ada saja kelakuan pemuda di Kota Tangerang. Jika biasanya balapan liar dengan sepeda motor, tetapi kali ini dilakukan dengan berlari. Aksi balap lari liar tersebut viral, Rabu (9/9/2020) dini hari, di media sosial. Lokasi balap larinya diketahui berada di kompleks Graha Raya, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dari video yang beredar, tampak sekelompok massa tersebut menonton aksi sejumlah pemuda yang sedang berlari kencang bagaikan kejuaraan olimpiade. Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan turut berkomentar ihwal aksi pemuda yang memaksakan kreatif di tengah pandemi COVID-19 tersebut. Menurutnya, aksi balap lari tersebut dinilai positif karena dapat memunculkan bibit-bibit atlet di Kota Tangerang. "Hanya saja penempatannya yang salah," ujar Uis saat dihubungi. Uis menilai lokasi ajang balap lari liar tersebut dinilai salah. Sebab, dapat meresahkan masyarakat. "Karena mengganggu fasilitas umum dan ketenangan warga apalagi sampai menutup jalan," jelasnya. Karena itu, aparat berwenang pun harus turun tangan menertibkan aksi balap lari liar tersebut. "Jadi, pemerintah bersama aparat harus mengambil sikap. Apalagi kalau ada dugaan perjudian dalam kegiatan itu," pungkasnya.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

KAB. TANGERANG
PLN Targetkan Capai 8.000 Peserta Electric Run 2026

PLN Targetkan Capai 8.000 Peserta Electric Run 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:05

PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Electric Run 2026 dengan mengusung tema "Powering Our Green Future".

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill