Connect With Us

Kebakaran Hebat Melanda Pabrik Busa di Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 29 Oktober 2020 | 19:29

Tampak petugas BPBD berusaha memadamkan api yang berkobar di pabrik PT Foamindo Insdustri di Jalan Telesonik No. 120, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (29/10/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Insiden kebakaran hebat terjadi di Jalan Telesonik No. 120, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (29/10/2020). 

Kepala UPT Periuk Kamaludin Azizi menjelaskan, objek yang terbakar merupakan pabrik PT Foamindo Insdustri. 

"Pabrik yang tebakar ini memproduksi busa," ujarnya. 

Pemilik pabrik diketahui bernama Tristan Gou. Tristan seorang warga negara asing (WNA) asal Philipina. 

 

Kebakaran berawal saat saksi yang merupakan pegawai pabrik itu sedang berada di mess tiba-tiba mati lampu. 

Lalu, mereka mengecek ke sekuriti dan melihat ruangan repair busa terdapat kepulan asap. Asap tebal itu menggumpal membumbung tinggi, serta sudah terdapat korban api. 

"Lalu pegawai pabrik itu berusaha memadamkan api dengan Apar, namun tidak dapat membuka pintu gudang karena terkunci," katanya. 

Sebanyak 4 unit damkar Kota Tangerang diterjunkan ke lokasi. Saat ini petugas pun tengah melakukan pendinginan terhadap kobaran api. 

"Untuk korban jiwa nihil," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Kebakaran Hebat Melanda Pabrik Busa di Tangerang TANGERANGNEWS.com–Insiden kebakaran hebat terjadi di Jalan Telesonik No. 120, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (29/10/2020). Kepala UPT Periuk Kamaludin Azizi menjelaskan, objek yang terbakar merupakan pabrik PT Foamindo Insdustri. "Pabrik yang tebakar ini memproduksi busa," ujarnya. Pemilik pabrik diketahui bernama Tristan Gou. Tristan seorang warga negara asing (WNA) asal Philipina. Kebakaran berawal saat saksi yang merupakan pegawai pabrik itu sedang berada di mess tiba-tiba mati lampu. Lalu, mereka mengecek ke sekuriti dan melihat ruangan repair busa terdapat kepulan asap. Asap tebal itu menggumpal membumbung tinggi, serta sudah terdapat korban api. "Lalu pegawai pabrik itu berusaha memadamkan api dengan Apar, namun tidak dapat membuka pintu gudang karena terkunci," katanya. Sebanyak 4 unit damkar Kota Tangerang diterjunkan ke lokasi. Saat ini petugas pun tengah melakukan pendinginan terhadap kobaran api. "Untuk korban jiwa nihil," pungkasnya.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill