Connect With Us

Kebakaran Tewaskan 1 Keluarga di Legok, Puslabfor Mabes Polri Terjun ke Lokasi

Rachman Deniansyah | Jumat, 23 Oktober 2020 | 18:39

Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan beserta jajaranya saat di wawancarai awak media insiden kebakaran yang menewaskan lima anggota keluarga di Perumahan Bumi Permai Sentosa di Mapolres Tangsel, Jumat (23/10/2020) siang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sedang menyelidiki kasus kebakaran yang menewaskan lima anggota keluarga di Perumahan Bumi Permai Sentosa, Blok 7 No. 41, Kampung Ciodeng, RT 07/01, Desa Palasari, Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/10/2020) dini hari.

Demi memastikan penyebab kebakaran serta dugaan lainnya, tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri turut diterjunkan ke lokasi.

“Kami telah memeriksa tiga orang saksi, dan terus mencari saksi lainnya,” ungkap Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan kepada awak media di Mapolres Tangsel, Jumat (23/10/2020) siang.

Berdasarkan keterangan serta hasil penyelidikan sementara, Iman belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut. Hingga kini belum ada alat bukti yang mengarah kepada tindak pidana. 

Baca Juga :

"Sejauh ini dari keterangan saksi, belum ada yang melihat seseorang atau hal-hal lain yang membakar yang menyebabkan kebakaran rumah tersebut," katanya. 

"Kami belum bisa menyimpulkan, karena sampai saat ini Puslabfor sedang olah TKP. Kemudian kami nanti kombinasikan dengan beberapa keterangan dari saksi," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, kebakaran menghanguskan satu rumah di Perumahan Bumi Permai Sentosa, Blok 7 No. 41, Kampung Ciodeng, RT 07/01, Desa Palasari, Legok, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.13 WIB.

Api diketahui warga sudah berkobar. Diduga api berasal dari bagian depan rumah, karena kelima korban yakni SS, 51, AA, 15 berjenis kelamin pria dan tiga orang perempuan, yakni Ri, 48, RAS, 25 dan AA, 22 ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dibagian kamar belakang.

Diduga korban terjebak oleh kobaran api dan tidak menemukan jalan untuk keluar. Sehingga, mereka sulit bernafas sirkulasi udara di dalam rumah disesaki oleh asap. Tubuh korban pun dalam keadaan utuh tanpa luka bakar serius. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill