Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sedang menyelidiki kasus kebakaran yang menewaskan lima anggota keluarga di Perumahan Bumi Permai Sentosa, Blok 7 No. 41, Kampung Ciodeng, RT 07/01, Desa Palasari, Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/10/2020) dini hari.
Demi memastikan penyebab kebakaran serta dugaan lainnya, tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri turut diterjunkan ke lokasi.
“Kami telah memeriksa tiga orang saksi, dan terus mencari saksi lainnya,” ungkap Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan kepada awak media di Mapolres Tangsel, Jumat (23/10/2020) siang.
Berdasarkan keterangan serta hasil penyelidikan sementara, Iman belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut. Hingga kini belum ada alat bukti yang mengarah kepada tindak pidana.
Baca Juga :
"Sejauh ini dari keterangan saksi, belum ada yang melihat seseorang atau hal-hal lain yang membakar yang menyebabkan kebakaran rumah tersebut," katanya.
"Kami belum bisa menyimpulkan, karena sampai saat ini Puslabfor sedang olah TKP. Kemudian kami nanti kombinasikan dengan beberapa keterangan dari saksi," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran menghanguskan satu rumah di Perumahan Bumi Permai Sentosa, Blok 7 No. 41, Kampung Ciodeng, RT 07/01, Desa Palasari, Legok, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.13 WIB.
Api diketahui warga sudah berkobar. Diduga api berasal dari bagian depan rumah, karena kelima korban yakni SS, 51, AA, 15 berjenis kelamin pria dan tiga orang perempuan, yakni Ri, 48, RAS, 25 dan AA, 22 ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dibagian kamar belakang.
Diduga korban terjebak oleh kobaran api dan tidak menemukan jalan untuk keluar. Sehingga, mereka sulit bernafas sirkulasi udara di dalam rumah disesaki oleh asap. Tubuh korban pun dalam keadaan utuh tanpa luka bakar serius. (RMI/RAC)
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGSebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RS Mata Achmad Wardi menggelar ajang lari Run for Vision 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun rumah sakit yang jatuh setiap 21 April.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews