Connect With Us

Aksi Teror Diduga Pemicu 3 Orang Nyaris Terpanggang Kebakaran di Ciputat

Rachman Deniansyah | Kamis, 6 Agustus 2020 | 22:45

Rumah yang terbakar dipasangi Garis Police line di Jalan Purnawarman No. 48 RT 04/02, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran yang menyebabkan tiga penghuni rumah di Jalan Purnawarman No. 48 RT 004/002, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Selasa (4/8/2020) diduga dilatarbelakangi aksi teror.

Kebakaran tersebut terjadi saat ketiga korban sedang tertidur pulas, sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Dua korban, yakni Herman, 38, dan Nursiyah, 62, mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan, dan kaki. Sementara, satu korban lainnya, KW, remaja berusia 12 tahun mengalami luka bakar hingga 75 persen.

Andi, 45 salah satu korban yang selamat menduga, insiden kebakaran diduga sengaja yang dilakukan oleh seseorang. Api berasal dari depan rumah.

Dugaan itu menurutnya, dipicu kisah rumah tangga korban bernama Herman (adiknya) dengan istrinya. Herman bercerai dengan istrinya sejak 2018, dipicu karena kehadiran orang ketiga, yaitu terduga pelaku.

"Saya menduga ini sengaja dibakar, tercium bau minyak tanah. Jadi dia (terduga pelaku), selingkuhan mantan istri adik saya," ujar Andi di lokasi, Kamis (6/8/2020).

Dugaan itu juga diperkuat alasan lain, seseorang itu kerap meneror keluarga Herman. Teror itu berbentuk pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp.

"Km belum puas karena rumahnya belum kebakar semua.... Yo bisa koq aku bakar semua... Lihat aja..," isi pesan singkat dari terduga pelaku melalui WhatsApp yang ditunjukkan Andi kepada TangerangNews.

Pantauan di lokasi, sejumlah barang di halaman rumah korban hangus terbakar. Selain itu juga masih tercium bau minyak tanah di lokasi.

Andi telah melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian. Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Ciputat Iptu Erwin Subekti membenarkan telah menerima laporan tersebut. 

"Iya, tapi semua praduga tak bersalah dulu. Nanti kalau sudah bisa kita buktikan, baru kita buka lagi nanti. Mungkin kita rilis juga nanti," singkatnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Desak Pemilik Jaringan Utilitas Segera Benahi Kabel Semrawut di Periuk

Pemkot Tangerang Desak Pemilik Jaringan Utilitas Segera Benahi Kabel Semrawut di Periuk

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:42

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan memanggil para pemilik jaringan utilitas untuk membenahi kabel semrawut yang menjuntai di Jalan Prabu Kian Santang dan Jalan M Toha, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill