Connect With Us

Rumah di Ciputat Terbakar, 3 Penghuni Nyaris Terpanggang

Rachman Deniansyah | Selasa, 4 Agustus 2020 | 18:59

Rumah yang terbakar dipasangi Garis Police line di Jalan Purnawarman No. 48 RT 04/02, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa, (4/8/2020). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebuah rumah di Jalan Purnawarman No. 48 RT 04/02, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, terbakar. Selasa, (4/8/2020).

Belum diketahui penyebab kebakaran yang terjadi saat tiga orang penghuninya tengah tertidur pulas tersebut.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Saat itu, api sudah diketahui berkobar dan ketiga penghuni merasakan hawa panas di dalam rumah.

Mereka pun bergegas bangun, namun area dalam rumah sudah dikepung si jago merah.

Akibatnya, tiga penghuni, yakni Herman, 38, Nursiyah, 62, dan seorang anak berusia 12 tahun berinisial KW terjebak di dalam rumah dan mengalami luka bakar.

Herman terbakar pada bagian wajah dan dan kaki. Nursiyah pada bagian wajah dan tangan, sementara luka bakar terparah dialami KW, 75 persen tubuhnya mengalami luka bakar.

Kepada TangerangNews, Andi, 45, kakak kandung Herman menuturkan, penyebab kebakaran itu belum diketahui secara persis. Ia mengetahuinya saat ketiga korban berteriak meminta tolong.

"Tiba-tiba adik saya (Herman) teriak kebakaran, terus saya keluar, terus lihat jendela ternyata benar kebakaran. Habis itu, warga juga langsung keluar semua," ujar Andi di lokasi, Selasa (4/8/2020). 

Ia dan warga lainnya pun bergegas untuk menyelamatkan ketiga korban yang terjebak di dalam rumah. Upaya pemadaman api dengan peralatan seadanya pun, dilakukan oleh warga.

Sementara, kedua korban, yakni Herman dan Nursiyah berhasil diselamatkan, korban lainnya yakni KW, justru terjebak di dalam kamar. Sementara, kamar itu dekat dengan sumber api.

"Kami kesulitan menyelamatkan keponakan saya, karena saya enggak bisa masuk. Harus menunggu api padam dulu. Ketika api sudah padam, kondisi keponakan saya terbakar parah," jelasnya.

Kedua korban, Herman dan Nursiyah,  kemudian dibawa ke RS Hermina, Ciputat, Tangsel. Sementara, KW harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta.

Kanit Reskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin Subekti saat dikonfirmasi mengatakan tengah melakukan penyelidikan peristiwa kebakaran tersebut.

Di lokasi, terpantau telah terpasang garis polisi. 

"Kami langsung mencari keterangan dari saksi-saksi, memasang garis polisi, dan melakukan pengecekan di Rumah Sakit Hermina, Ciputat," singkatnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill