Connect With Us

BUS ARMADA JAYA TERGULING, 20 PENUMPANG TERLUKA

| Kamis, 9 April 2009 | 19:39

TANGERANGNEWS-Sebanyak 20 penumpang mengalami luka ringan dan satu orang luka berat akibat Bus Armada Jaya Perkasa jurusan Kampung Rambutan – Merak terguling di Jl Tol KM 19.500, Karawaci, Kota Tangerang, hari ini. Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas dari arah Tangerang menuju Merak sempat mengalami kemacetan sekitar 1 km. Para korban kecelakaan itu, langsung di evakuasi petugas ke RS Qdar dan RS Siloam Glenegglesg guna mendapat pertolongan secara intensif. Kasat Lantas Polres Metropolitan Tangerang Kompol Firman menyatakan, kecelakaan tunggal itu, bermula ketika bus yang dikemudikan Hairul,34, itu melaju dengan kecepatan tinggi dari Jakarta menuju Merak. Tepatnya di lokasi kejadian, ban belakang sebelah kiri mengalami pecah ban dan akhirnya bus tersebut terjungkal ke sebelah kiri. “ Akibatnya, 20 dari 30 penumpang yang berada di atas bus tersebut mengalami luka ringan dan berat, “ujar Firman. Menurut Firman, penumpang yang mengalami luka-luka karena terjepit saat terjadiannya kecelakaan.kejadian ini, lanjutnya, sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas namun tidak berlangsung karena petugas langsung tiba di lokasi begitu mendapat informasi dari masyarakat. Para korban langsung dievakuasi ke RS Qdar dan RS Siloam Gleneggles Tangerang, untuk mendapatkan perawatan secara intensif. “Saat ini kami masih memeriksa sopir bus tersebut, “tandasnya.(adin)
PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill