Connect With Us

Hasil Razia, Makanan di Pasar Trasional Tangerang 80% Berformalin

| Selasa, 31 Agustus 2010 | 15:48

Daging celeng (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Menjelang Hari Raya Lebaran, Disperindag Kota Tangerang menggelar razia makanan di sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang. Dalam razia tersebut, petugas menemukan hampir 80 persen makanan dan daging yang dijual di pasar tersebut mengandung formalin.

Upaya untuk menekan maraknya penjualan makanan berformalin yang berbahaya bagi kesehatann masyarakat itu baru digelar Disperindag Kota Tangerang. Dalam razia tersebut, petugas Disperindag juga membawa berbagai alat kimia yang digunakan untuk mengetahui kadar kandungan formalin di bahan makanan  yang diperiksa petugas.

Di Pasar Malabar bisalnya, petugas menemukan berbagai bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat mengandung bahan pengawet mayat. Berbagai makanan ini antara lain, ayam potong, ikan laut, cumi-cumi dan daging sapi serta tahu. "Kami menemukan nyaris seluruh-nya menggunakan formalin," jelas Kasi Penindakan Dinas Kehsehatan Kota Tangerang Kodratullah, siang ini. Barang yang berformalin ini selanjutnya akan disita petugas untuk ditelusuri ke agen-agen makanan yang menyuplai ke pasar-pasar tersebut. (dira)
OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill