Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Pada era 90'an pastilah akrab dengan jajanan jadul ini, es goyang namanya. Asal muasal nama es goyang sendiri berasal dari pembuatannya dengan cara menggoyang-goyangkan gerobaknya.
Seiring perkembangan zaman, jajanan jadul ini sudah jarang ditemukan.

Salah satu penjual yang masih bertahan hingga saat ini ialah Bariji. Pria berusia 62 tahun ini sehari-hari keliling jualan dengan gerobak es goyangnya dari pukul 11.00-20.00 WIB. Dirinya menjajakan es goyang sejak 1973 dan sempat berpindah-pindah.
Usia yang tak lagi muda tak menghambat Bariji untuk terus berdagang. Ia terbiasa berbelanja dan mengolah bahan-bahan es goyang dengan tangannya sendiri.

Sebelum pandemi, ia mangkal di depan sekolah. Namun, saat pandemi seperti ini jualannya berpindah-pindah.
Siang hari di Alun-alun Tangerang, dan sekitar pukul 15.00 WIB pindah ke Pasar Lama Tangerang.

"Dulu saya jualan di depan sekolah, cuma waktu pandemi jadi jualannya pindah-pindah," ujarnya.
Harga satu potong es goyang Rp. 2.000, terdapat dua variasi rasa yaitu coklat dan kacang hijau yang tersedia.
TODAY TAGJajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews