Connect With Us

Bom Meledak di Makassar, Kapolres Metro Tangerang Kota Imbau Tetap Waspada

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 29 Maret 2021 | 15:22

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima mengingatkan kepada seluruh masyarakat dan petugas keamanan untuk tetap waspada pasca-ledakan bom di Gereja Katedral, Makassar pada Minggu (28/3/2021). 

 

"Terkait peristiwa itu, kami kepolisian yang bekerja sama dengan TNI, beserta seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada di wilayah masing-masing dan mengantisipasi setiap kegiatan masyarakat," kata Deonijiu di Polsek Tangerang, Senin (29/3/2021). 

 

Kapolres menuturkan, masyarakat dapat kooperatif dan melaporkan ke kantor Kepolisian terdekat jika ada hal yang mencurigakan. 

 

Terkait patroli, Deonijiu mengaku tidak ada skema baru alias normal berjalan seperti biasa mengelilingi semua pelosok Kota Tangerang. 

 

Pihaknya pun tidak menambah kekuatan di lapangan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. 

 

"Normal melaksanakan patroli kepada wilayah-wilayah yang terjadi keramaian. Enggak ada (penambahan personel), kita hidup normal seperti biasa," ujar Deonijiu. 

 

Sampai detik ini, ia meyakinkan kalau Kota Tangerang aman tanpa adanya ancaman. Wilayah Kota Tangerang pun diklaim aman dari isu SARA yang dapat memecah belah masyarakat. 

 

"Kalau SARA sementara enggak ada, kita di wilayah Tangerang sementara aman," tutur Kapolres.

OPINI
Tunduk Syariat

Tunduk Syariat

Selasa, 8 September 2026 | 22:01

Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Portal Datara, Warga Bisa Cek Desil dan Bansos

Pemkot Tangsel Luncurkan Portal Datara, Warga Bisa Cek Desil dan Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Datara (Data Rakyat Tangerang Selatan), yaitu portal data sosial ekonomi terintegrasi yang dirancang untuk mendukung perencanaan hingga evaluasi pembangunan agar lebih tepat sasaran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill