Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan sedang menyiapkan vaksinasi untuk anak-anak sebagai pertahanan tubuh selama pandemi COVID-19.
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, vaksinasi segera diberikan bagi anak usia 12 tahun sampai 18 tahun secara gratis.
“Karena memang saat ini virus corona tidak hanya menyerang lansia dan orang dewasa saja, anak-anak juga terpapar virus varian dari COVID-19 ini,”ujarnya di Puspemkot Tangerang, Selasa 13 Juli 2021.
Saat ini Pemkot Tangerang masih terus memberikan vaksin kepada masyarakat dewasa di Kota Tangerang.
Vaksin ini akan terus diberikan untuk membentuk herd imunity. Adapun masyarakat yang belum vaksin, bisa mendaftar maupun mendapatkan informasi di kecamatan atau kelurahan setempat.
“Saat ini Pemkot Tangerang sudah mengeluarkan 400 ribu lebih vaksin untuk masyarakat," katanya.
Arief menambahkan, kondisi Kota Tangerang masih dalam zona merah, bahkan sampai saat ini rumah sakit tingkat huniannya masih 92 persen.
“Tidak hanya rumah sakit, TPU Selapajang juga sudah semakin penuh karena lahan yang ada sudah terisi oleh pasien COVID-19 yang meninggal dunia. Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada karena Kota Tangerang masih dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Tetap jaga protokol kesehatan, dan ikuti anjuran pemerintah daerah,” pungkasnya.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGSantika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews