Connect With Us

2 Warga Tewas di Ciledug Tangerang Usai Tenggak Miras

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Agustus 2021 | 14:34

Salah satu korban meninggal di rumah kontrakan kawasan Ciledug, Kota Tangerang diduga akibat menenggak miras. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dua orang warga di Ciledug, Kota Tangerang tewas diduga akibat menenggak minuman keras (miras).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban diketahui pria berinisial RDS, 58, dan CRK, 36. Keduanya warga Ciledug. 

Mereka menenggak miras bersama pada Minggu 15 Agustus 2021 malam di Jalan Hasyim Ashari RW 4, Kelurahan Sudimara Barat.

"Itu penemuan mayat biasa. Minumnya dua hari yang lalu," ujar Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol, Selasa 17 Agustus 2021.

Setelah menenggak miras, RDS mengeluhkan sakit pada Senin 16 Agustus 2021, hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawa RDS tidak tertolong meski sudah mendapat perawatan. 

Sedangkan CRK tiba-tiba ditemukan meninggal di rumah kontrakannya di kawasan Ciledug pada Selasa 17 Agustus 2021 pagi tadi.

Kapolsek menyebut, belum diketahui secara pasti apakah korban meninggal akibat menenggak miras atau tidak, karena pihak kedokteran yang mengetahuinya.

"Yang lebih tau dokter ya. Tapi yang pasti kita temukan meninggal," jelasnya.

Ia menambahkan, pada tubuh korban juga tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan.

"Kita cek TKP bersih, tubuh juga tidak ada tanda-tanda kekerasan," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill