Connect With Us

Pabrik Sabu di Taman Royal Akibat Kurang Pengawasan

| Selasa, 19 Oktober 2010 | 18:25

Sabu Taman Royal (tangerangnews / deddy)


TANGERANGNEWS-DPRD Kota Tangerang menilai, terbongkarnya pabrik sabu-sabu yang berkedok bisnis katering di  Perumahan Taman Royal 1, Jalan Pinus  V, RT 03/11 No 58, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, dikarenakan kurangnya kewaspadaan aparat pemerintahan (RT/RW) setempat dengan kegiatan warganya.
 
Hal tersebut dikhawatirkan akan berimbas buruk bagi pencitraan Kota Tangerang. “Seharunya aparat setempat proaktif untuk tahu apa saja yang terjadi terhadap warganya. Hal seperti ini harus diwaspadai sehingga tidak kebobolan,” terang Anggota komisi I DPRD Kota Tangerang Rahmat Hakim, Selasa (19/10).
 
Menurut Rahmat, kadang bisnis dan pekerjaan seseorang sulit untuk diketahui lebih dalam karena menjadi lahan privasi, namun aparat harus memiliki langkah jitu sehingga dapat merengkuh masyarkat untuk dapat terbuka.
“RT/RW setempat harus memberlakukan wajib lapor bagi warga serta aktid memonitoring. Jika ada aktivitas warga yang mencurigakan, jangan segan menegur atau laporkan ke aparat hokum. Ini untuk mengantisipasi terorisme dan tindakan-tindakan hukum lainnya,” ucapnya.
 
Terkait dengan adanya dana yang diberikan pemerintah untuk RT dan RW setempat, Rahmat tidak menyangkalnya akan tetapi nominal yang diberikan memang belum maksimal. Namun bukan berarti dapat lengah dengan tugasnya.

“Harusnya Lurah berani teken kontrak dengan walikota untuk siap berkordinasi aktif terhadap warganya, sehingga bila ada suatu hal disatu kesempatan, ia mau bertanggung  jawab,” tegasnya.(rangga)

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill