Connect With Us

Pemkot Berencana Bentuk BNN Tingkat Kota Tangerang

| Kamis, 25 November 2010 | 17:55

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)


 
TANGERANGNEWS-Pemkot Tangerang berencana akan membentuk Badan Narkotika Nasional (BNN) tingkat Kota yang nantinya bersifat independen atau berdiri sendiri.
 
Saat ini, Pemkot telah membentuk Badan Narkotika Kota Tangerang yang diketuai Wakil Walikota H Arief R Wismansyah, namun hanya bersifat koordinasi dengan BNN Pusat sehingga tidak bisa melakukan penindakan.
 
Menurut Kepala Seksi Pembinaan dan Kesatuan Bangsa (Kasikesbang) yang juga anggota Badan Narkotika Kota Tangerang (BNKT) Syahrial, pada tahun anggaran 2011, BNN Pusat berencana membentuk 8 BNN daerah di kota/kabupaten. Namun untuk pembentukannya, akan disurvey apakah daerah tersebut memiliki potensi kerawanan peredaran narkoba.
 
“Jika dilihat dari indikator kerawanan narkoba, Kota Tangerang memang layak dan perlu dibentuk BNN yang mandiri. Pembentukannya nanti melalui proses survei oleh BNN Pusat, Kementerian Keuangan,, Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara,” ungkapnya, Kamis (25/11/2010).
 
Pemkot Tangerang, kata dia, telah berkooridnasi dengan BNN Pusat terkait rencana pembentukan BNN itu. Sehingga, jika nantinya dalam hasil verifikasi itu layak, pada tahun 2011 sudah bisa terbentuk BNN Kota Tangerang.
 
“Verifikasi selain pada potensi kerawanan, juga termasuk rencana kantor dan personel yang ditempatkan. Untuk lahan kantor sudah ada, personel juga siap sekitar 50 orang pegawai baik struktural dan fungsional,” kata Syahrial.
 
Ia menambahkan, BNN Kota nanti akan dikepalai Wakil Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah yang memang berperan aktif memberantas narkoba di Kota Tangerang. Menurutnya, lembaga tersebut memiliki otoritas penuh untuk melakukan upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika.
 
“BNN nantinya juga berwenang untuk menggeledah, menyadap dan menyita barang bukti serta menangkap dan menahan orang yang diduga sebagai penyalahgunaan dan pengedar narkotik. Bahkan,” papar Syahrial.(rangga zuliansyah)

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Respon Kasus Curanmor, Parkir Stadion Benteng Reborn Pakai Boom Gate Mulai Juli 2026

Respon Kasus Curanmor, Parkir Stadion Benteng Reborn Pakai Boom Gate Mulai Juli 2026

Senin, 8 Juni 2026 | 17:14

Sistem parkir digital resmi di kawasan Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, ditargetkan mulai beroperasi pada awal Juli 2026.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill