Connect With Us

Calon Penerima BLT Minyak Goreng di Kota Tangerang Masih Didata

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 7 April 2022 | 12:40

Bazar minyak goreng yang diselenggarakan Pemkot Tangerang dengan Bulog ramai diminati masyarakat. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang terus melakukan pemutakhiran data penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT), bagi calon penerima minyak goreng yang akan digelontorkan pemerintah pusat.

Kasie Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Dinsos Kota Tangerang Arif Rahman mengatakan, pihahknya masih menunggu data dari Disindagkopukm terkait pelaku UMKM yang akan menerima bantuan BLT tersebut.

Seperti diketahui, BLT minyak goreng tersebut rencananya dibagikan untuk tiga bulan pada April, Mei, dan Juni dengan dana BLT berjumlah Rp300 ribu bagi setiap penerima.

"Kita sudah siapkan data penerima yang Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan penerima Bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH). Kalau penerima dalam kategori UMKM yakni Pedagang Kaki Lima (PKL), kita masih tunggu datanya dari Disperindagkop UKM karena kan memang mereka yang data selama ini," katanya, Kamis 7 April 2022.

Arif menyebut, berdasarkan data penerima BPNT dan PKH di Kota Tangerang berjumlah 171.934 kepala keluarga (KK) yang akan mendapatkan BLT minyak goreng tersebut.

"Datanya kan itu gabungan antara penerima program BPNT dan PKH yang disalurkan melalui kantor Pos. Sementara yang dari PKL belum, karena masih tunggu dari Disindagkop UKM. Jadi total penerimanya kita belum bisa jabarkan," katanya.

Arif menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan jadwal penyaluran BLT minyak goreng ini. Sebab, masih menunggu instruksi dari Kementerian Sosial RI.

"Kita masih tunggu edarannya terkait penyalurannya seperti apa. Nanti kalau memang sudah jelas pasti kita kabari," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill