KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Tangerang mengadakan agenda santunan dan buka puasa bersama dengan para yatim serta dhuafa, Minggu 17 April 2022 malam.
Kegiatan ini diikuti 50 anak-anak yatim dan dhuafa di dua lokasi berbeda, yakni di Musala Al-Istiqomah Jalan Untung Suropati, Cimone Jaya dan di Musala Al - Islam Jalan Sukamulya Raya, Sukasari, Kota Tangerang.
Ketua KAMMI Kota Tangerang Suryansah mengatakan, bahwa ini adalah agenda rutin setiap tahunnya di bulan suci Ramadan yang tujuannya untuk membantu meringankan beban anak-anak yang kurang mampu.

"Agenda ini rutin kita laksanakan setiap tahunnya untuk membantu adik-adik kita yang kurang beruntung, apalagi masa-masa sulit seperti sekarang yang apa-apa serba naik," ujarnya.
Suryansah mengatakan santunan ini juga didukung oleh para alumni dan kerja sama dengan lembaga filantropi.
"Alhamdulillah santunan ini urunan dari para kader KAMMI Kota Tangerang dan alumni serta kerja sama antar lembaga seperi IZI dan ZIS Indosat. Santunan ini juga bukan hanya memberikan uang tunai tetapi juga memberikan Al-Quran dan busana muslim kepada penerima manfaat, supaya anak-anak yang menerimanya bisa memakai baju muslim baru saat hari Raya Idul Fitri nanti," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGTANGERANGNEWS.com-Tanggul pada Kali Irigasi Cadas-Kukun yang berlokasi di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jebol pada Sabtu 17 Oktober 2026.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews