Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis
Rabu, 23 September 2026 | 20:12
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengemis di kawasan Pasar Bengkok, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang viral. Sebab, keterbatasan fisiknya untuk mengemis rupanya diduga hanya berpura-pura.
Seorang pria tersebut diketahui mengemis dengan cara 'ngesot' alias berjalan menggunakan tangan dengan posisi duduk sambil menyeret tubuhnya.
Pengemis itu yang tampak sedang duduk di pinggir jalan, lalu dihampiri pengendara sepeda motor, kemudian pengemis ini berdiri dan menumpangi sepeda motor tersebut. Aksinya itu direkam oleh masyarakat dan videonya viral di media sosial, Kamis 21 April 2022.
"Pak pak, nyari duit gitu amat sih ya Allah, nanti takdirnya enggak punya kaki aja nangis-nangis," kata Alvin, netizen dalam komentarnya di salah satu akun Instagram.
Sejumlah warga maya lainnya mengaku kaget mengetahui aksi pengemis yang diduga pura-pura cacat tersebut. Bahkan ada yang menganggap sering melihat pengemis dengan aksi serupa memiliki penghasilan yang cukup besar.
"Banyak pengemis-pengemis gitu, punya kendaraan mobil ditaro di semak-semak, motor mewah, dan rumah mewah punya sawah," sebut Agustiar.
Saat dikonfirmasi untuk dimintai tanggapannya, Pelaksana tugas Kepala Satpol PP Kota Tangerang Deni Koswara tidak menjawab.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews