Connect With Us

Tahun Baru Imlek, Pengemis Berkerumun di Vihara Ni Mala Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 4 Februari 2019 | 22:08

Tampak puluhan pengemis musiman turut hadir menunggu pembagian angpau Tahun Baru Imlek di Vihara Ni Mala (Bun San Bio) di Pasar Baru, Kota Tangerang, Senin (4/2/2019) malam. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Asap dan aroma dupa wangi tercium sesaat sebelum memasuki Vihara Ni Mala (Bun San Bio) di Pasar Baru, Kota Tangerang, Senin (4/2/2019) malam.

Beberapa pengunjung terlihat mengangkat dupa di atas kepala mereka, berdoa khusyu dijelang pergantian tahun baru kuam Tionghoa tersebut. Mereka berharap kehidupan akan lebih baik lagi.

Suasana Tahun Baru Imlek di Vihara Ni Mala (Bun San Bio) di Pasar Baru, Kota Tangerang, Senin (4/2/2019) malam.

Suasana Tahun Baru Imlek di Vihara Ni Mala (Bun San Bio) di Pasar Baru, Kota Tangerang, Senin (4/2/2019) malam.

Namun ditengah ramainya pengunjung tersebut, puluhan pengemis musiman juga turut memenuhi area halaman Vihara untuk menunggu pembagian angpau Tahun Baru Imlek ke-19 tahun 2570 ini.

Hal ini merupakan kegiatan yang selalu dilakukan setiap tahunnya di Vihara termegah yang juga masuk kategori Cagar Budaya Kota Tangerang ini.

"Sudah menunggu dari sore, biasanya ada yang ngasih angpau," kata salah satu seorang pengemis, Rodiah, di Vihara tersebut.

Para pengemis itu duduk berkerumun di halaman Vihara. Mereka menunggu belas kasih  mereka yang tengah melaksanakan sembahyang.

"Lumayan ada saja yang ngasih angpau bisa Rp10 ribu sampai Rp50 ribu," tuturnya.

Menurut Pembina Yayasan Vihara Ni Mala Ian Suharlim, para pengemis musiman tersebut memang terbiasa berkerumun dimomen Tahun Baru Imlek.

"Tiap tahun memang ada. Ya kita biarkan saja. Asalkan hanya di halaman saja. Tidak masuk," katanya.

Pria yang akrab disapa Koh Bebeng ini mengatakan, para pengemis dibiarkan berkumpul menunggu angpau selagi tidak menggangu kegiatan umat.

"Kalau tidak ganggu tidak apa-apa. Kita serba salah juga. Kalau sudah tidak kondusif, ada petugas yang jaga," imbuhnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

Rabu, 28 Januari 2026 | 21:15

Sebanyak 890 rumah di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, masih terendam banjir yang diakibatkan luapan Sungai Cimanceuri dan Cipasilian hingga saat ini, Rabu 28 Januari 2026.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

BANTEN
Direktur Ekbisbanten.com Klarifikasi Soal Laporan Pencemaran Nama Baik Wali Kota Serang

Direktur Ekbisbanten.com Klarifikasi Soal Laporan Pencemaran Nama Baik Wali Kota Serang

Selasa, 27 Januari 2026 | 07:45

Direktur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill