Connect With Us

Proses DPT Pilpres Beralih dari KTP ke Domisili

| Rabu, 22 April 2009 | 23:28

TANGERANGNEWS-Proses penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu presiden dan wakil presiden beralih dari basis Kartu Tanda Penduduk ke basis domisisli. Hal ini dilakukan KPUD Kota Tangerang mengingat banyaknya warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk dari luar daerah dimana dia tinggal. "Sesuai hasil rapat nasional KPU pusat, pendataan dari basis Kartu Tanda Penduduk diubah ke domisili," kata Ketua Pokja Daftar Pemilih KPUD Kota Tangerang Tetap Ahmad Baehaki. Kebijakan itu juga untuk mengakomodir warga yang tinggal diperantauan namun tidak memiliki kartu identitas di tempat rantaunya itu. Contohnya adalah mahasiswa yang sedang kuliah di luar kampung halamannya. “Mereka bisa diakomodir sebagai pemilih dalam pilpres," ucap Baehaki. Baehaki menambahkan, kebijakan ini diputuskan berdasarkan undang-undang yang menyebutkan bahwa pemilih yang terdaftar dalam DPT sekurang-sekurangnya harus memiliki kartu identitas, NIK (Nomor Induk Kependudukan), atau domisili. Namun untuk domisili, ketentuannya penduduk tersebut harus tinggal didaerah tersebut selama beberapa bulan, "orang itu harus tinggal sekitar 4 bulan sebelum pilpres," terangnya. Untuk pendataanya sendiri, KPUD telah mengerahkan Petugas Pemuktahiran Data Pemili Tetap (PPDP) dari tokoh masyarakat yang dibantu oleh RT/RW dan petugas dari KPPS. Melalui kebijakan ini, diharapkan problem DPT yang banyak dikeluhkan usai pemilu legislatif 9 April lalu dapat diatasi.(rangga)
KAB. TANGERANG
Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Selasa, 22 September 2026 | 21:03

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyerahkan sebanyak delapan unit armada ambulans kepada delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah tersebut.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill