Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tengah gencar melakukan promosi. Sala satu yang dituju adalah SMAN 3 Kota Tangerang di Ciledug.
Promosi UMT dilakukan bertepatan dengan acara Reuni Akbar Alumni SMAN 3 Kota Tangerang angkatan tahun 1980-2000, Minggu 12 Juni 2022.
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang membuka kegiatan akbar tersebut mengaku sangat mengapresiasi event ini karena menjalin silaturahmi dari beberapa angkatan.

"Reuni ini diharapkan terus berjalan agar bisa berkontribusi bagi masyarkat dan sekolah" imbuhnya.
Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Wadek FISIP) UMT Nurhakim mengucapkan rasa berterima kasih atas sambutan hangat dari para alumni di Reuni Akbar.
"Saya selaku perwakilan dari UMT menyatakan terima kasih karena disambut hangat, karena para panitia memberikan space yang strategis untuk promosi UMT," ujarnya.

Simpul Bardiono, Ketua Seksi Acara Reuni Akbar SMAN 3 Kota Tangerang mengatakan kegiatan ini sukses menghadirkan ratusan peserta alumni dari berbagai angkatan.
"Sebanyak 630 peserta dan ada puluhan bazar yang hadir untuk memeriahkan giat ini," jelasnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan pihak UMT yang ikut menyukseskan kegiatan itu.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Ribuan warga tumpah ruah di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang untuk menonton ajang Drag Race Bike Kejuaraan Provinsi Banten Piala Bupati Tangerang yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews