Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-SDN Taman Sukarya 1 di Neglasari, Kota Tangerang menggelar acara pentas seni 'Lestari Dalam Kebhinekaan Dimensi Profil Pelajar Pancasila', sebagai proyek penguat profil pelajar Pancasila dalam rangka menyukseskan Sekolah Penggerak Merdeka Belajar, Selasa 14 Juni 2022.
Kepala Sekolah SDN Taman Sukarya 1, Masidah mengungkapkan, tema yang dipilih kali ini adalah Bhinneka Tunggal Ika dan Gaya Hidup Berkelanjutan.
Dengan menampilkan beberapa karya seni berupa baju dengan motif jumputan, lukisan yang berasal dari ceplakan pelepah pisang dan pentas seni menampilkan tarian daerah, lagu-lagu wajib dengan menggunakan pakaian daerah.
“Untuk di SD itu ada lima tema, SDN Taman Sukarya 1 memilih tema Bhinneka Tunggal Ika dan Gaya Hidup Berkelanjutan. Bhinneka Tunggal Ika dipilih karena anak-anak sudah paham dengan menyanyikan lagu-lagu wajib, tarian daerah dan pakaian daerah. Untuk Gaya Hidup Berkelanjutan dipilih karena berkaitan langsung dengan Adiwiyata,” ungkapnya.
Ketua Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Neglasari Bustomi mengatakan, untuk menjadi Sekolah Penggerak memiliki banyak kriteria khusus, seperti SDN Sukarya 1 di Kecamatan Neglasari.
“SDN Sukarya 1 dipilih sebagai salah satu Sekolah Penggerak, karena memang sekolah ini sudah luar biasa, baik itu kepala sekolah maupun guru. Tidak hanya itu, untuk memperoleh Sekolah Penggerak memiliki proses yang cukup panjang,” kata Bustomi.
Salah satu orang tua murid, Novitasari mengungkapkan pentingnya mempelajari Pancasila kepada murid-murid di sekolah.
“Penting banget untuk murid-murid mempelajari Pancasila, apalagi dengan adanya acara ini murid bisa lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran," ungkap Novitasari.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGPercepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews