Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-SDN di Kota Tangerang mendapat pelatihan mengajar siswa yang mengalami disleksia, yakni gangguan belajar akibat masalah neurologis yang menyebabkan anak kesulitan membaca dan menulis.
Pelatihan ini diberikan dalam Seminar Pendidikan Inklusif Solusi Mencegah Diskriminasi yang digelar Dyslexia Genius Malaysia di UPT Satuan Pendidikan SDN Karawaci 5, Rabu 13 April 2022.
Koordinator Inklusi SDN Karawaci 5 Kota Tangerang Sri Palupi Handayani mengatakan yang melatar belakangi kegiatan ini adalah SDN Karawaci 5, pernah mengikuti lomba yang diadakan oleh Dyslexia Genius Malaysia dan menjuarainya.
“Sehingga, perwakilan dari Dyslexia Genius Malaysia mengadakan kunjungan persahabatan sekaligus seminar," jelasnya.
Program Direktur Dyslexia Genius Malaysia Puan Bulan Ayu mengungkapkan tujuan dari kedatangannya ke Indonesia, khususnya Kota Tangerang adalah untuk menerapkan program pengajaran kepada murid dengan disleksia. Program itu dibuat oleh Dyslexia Genius Malaysia.
"Kedatangan kami ke sini adalah untuk mengenalkan program pembelajaran bagi murid disleksia. Khususnya agar digunakan di kelas-kelas inklusif. Sehingga, anak-anak dengan disleksia dapat belajar di sekolah-sekolah biasa," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Tangerang Helmiati berharap seluruh anak-anak dapat bersekolah tanpa terkecuali, sehingga pendidikan 12 tahun dapat terpenuhi.
"Semua anak, berhak untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu. Sehingga, wajib belajar 12 tahun dapat tertuntaskan dan anak berkebutuhan khusus semua dapat bersekolah di sekolah negeri tanpa biaya sepeserpun," harapnya.
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews