Connect With Us

Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 5 Oktober 2026 | 17:48

Sindikat pencuri modus geser tas pengunjung dibekuk aparat gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menyasar pengunjung kafe atau mal yang menaruh barang berharga di atas meja maupun kursi tanpa pengawasan ketat.

Begitu pemiliknya lengah sedikit saja, pelaku dengan cekatan menggeser dan menggasak tas korban.

Salah satu aksi mereka yang terekam CCTV dan viral di media sosial terjadi pada 26 September 2026 di sebuah kedai kopi kawasan AEON Mall Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Korbannya seorang WN China.

"Modus operandi yang digunakan para pelaku adalah mengincar dan mengambil barang berharga milik pengunjung kafe atau pusat perbelanjaan yang diletakkan di atas meja maupun kursi saat pemiliknya lengah," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, dikutip Senin 5 Oktober 2026.

 

Jejak Aksi Lintas Provinsi 

Penyelidikan polisi mengungkap bahwa kelompok ini telah beraksi di berbagai kawasan bisnis dan mal ternama lintas daerah.

Polisi kini mendalami dugaan keterlibatan mereka di sejumlah titik lain termasuk di Summarecon Mall Serpong (SMS) Tangerang.

Lokasi lainnya yakni Mall Semanggi dan Setiabudi di Jakarta Selatan, kawasan Pantai Indah Kapuk 1, The Grand Outlet di Karawang, serta Paskal Shopping Centre di Bandung.

 

Penangkapan Pelaku

Usai mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dan kendaraan operasional mobil putih dari rekaman CCTV, tim gabungan melacak pelarian mereka. "Empat pelaku akhirnya disergap di Rest Area KM 88B Purwakarta pada Kamis 1 Oktober 2026 pagi," terang Jerico.

Polisi kemudian melakukan pengembangan ke rumah kontrakan pelaku di Pakuhaji, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, dan menyita mobil operasional, beberapa ponsel, pakaian saat beraksi, serta tas milik korban.

"Kini keempat pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Metro Bekasi dan dijerat Pasal 476 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP)," tegas Jerico.

Polisi mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi barang bawaan, terutama saat berada di kafe, pusat perbelanjaan, dan fasilitas umum lainnya.

Masyarakat juga diminta segera melapor melalui layanan Kepolisian 110 atau Call Center Polres Metro Bekasi di nomor 0811-1939-110 apabila mengetahui adanya tindak pidana.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorpize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorpize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill