Connect With Us

Tiga Rekan Pencuri Tas Penumpang Pesawat Diserahkan ke Imigrasi Soetta

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 22 September 2015 | 18:39

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Roycke Langie saat Menunujukan Bukti, Selasa (22/9). (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)


TANGERANG-Polisi melepas tiga rekan GZ, WN Tiongkok yang mencuri tas penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya ketiganya tidak terbukti terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

"Awalnya GZ dan ketiga temannya dicurigai melakukan pencurian, karena mereka duduk berjajar di dalam pesawat. Namun setelah pemeriksaan mendalam dan berdasar alat bukti yang ada, ketiga temannya tidak terbukti, hanya GZ saja," kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Roycke Langie, Selasa (22/9).

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Azhari Kurniawan mengatakan, tiga teman GZ telah diserahkan kepada pihak Imigrasi setelah diperiksa. "Kita lainnya sudah kita serahkan ke Imigrasi," jelasnya.

Seperti diketahui, GZ, ditangkap kepolisian Polres Bandara Soerkarno-Hatta karena diduga mencuri tas penumpang pesawat.

Peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (20/9), saat pelaku bersama tiga temannya menaiki pesawat Qatar Airlines rute Doha-Jakarta. Pelaku mencuri isi tas milik salah satu pemumpang atas nama Steven, 36, warga Jatibening, Bekasi, yang disimpan di bagasi di atas tempat duduk korban.

Korban tidak menyadari aksi pelaku karena dia tertidur lantaran sedang tidak enak badan. Namun ternyata aksi pelaku dilihat oleh penumpang lain. Pencurian itu baru diketahui dua jam sebelum landing, saat korban mengambil tasnya.

"Jadi ada dua saksi yang melihat pelaku mengambil tas korban. Awalnya mereka mengira tas itu milik pelaku, namun dua jam sebelum landing korban mengambil tasnya. Saksi pun kaget, dan memberitahukan pencurian itu kepada korban," jelas Kapolres.

Kemudian korban pun melaporkan pelaku kepada Avsec setelah landing di Terminal 2D Bandara Internasional Soekano-Hatta, sekitar pukul 15.00 WIB. Saat tas pelaku digeledah, ternyata benar ada uang milik korban senilai 300 Euro sebanyak 6 lembar dengan pecahan 5 Euro. Pelaku dan ketiga temannya langsung dibawa ke Polres Bandara. #Bandara Soekarno-Hatta

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill