Connect With Us

Peringkat Pertama se-Banten, Penurunan Kasus Stunting di Kota Tangerang Diganjar Penghargaan

Advertorial | Kamis, 7 Juli 2022 | 14:26

Pemkot Tangerang mendapat penghargaan karena berhasil menurunkan kasus stunting terbaik se-Banten. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Dalam Negeri mengganjar Kota Tangerang dengan penghargaan atas program antisipasi dan penanganan dalam rangka menurunkan angka stunting dengan predikat terbaik pertama di Provinsi Banten.

Penilaian atas penghargaan tersebut didasari pada pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting meliputi analisis situasi, rencana kegiatan, dan rembug stunting.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menerima secara langsung penghargaan yang diserahkan oleh Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan Erna Muliati di Hotel Gammara, Kota Makassar, pada Kamis 7 Juli 2022 tersebut.

"Capaian ini merupakan buah dari kolaborasi bersama antara masyarakat dan juga Pemerintah Kota Tangerang," ungkapnya.

Dalam urusan pencegahan dan penanganan stunting, Pemerintah Kota Tangerang mengedepankan semangat kolaborasi dari berbagai OPD yang ada, mulai dari masyarakat usia remaja,ibu hamil, bayi, balita dan keluarga.

"Agar angka stunting bisa terus ditekan, hingga pada akhirnya tidak ditemukan kasus stunting di Kota Tangerang," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni mengungkapkan, angka prevalensi stunting pada balita berdasar pada hasil survei status gizi Indonesia tahun 2021 berada pada angka 15,3%.

"Atau lebih baik dari standar Provinsi Banten yang sebesar 24,5% dan nasional sebesar 24,4%," ungkapnya.

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi menyampaikan pada 2021 sebanyak 345 kabupaten atau kota lokus telah melaksanakan 8 aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi.

"Dengan persentase yang telah melaksanakan 8 aksi konvergensi penurunan stunting sebesar 94%," pungkasnya.

(ADV)

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

SPORT
Ajak Warga Peduli Kesehatan Mata, RS Mata Achmad Wardi Gelar Run for Vision 2026 di Serang 

Ajak Warga Peduli Kesehatan Mata, RS Mata Achmad Wardi Gelar Run for Vision 2026 di Serang 

Senin, 13 April 2026 | 19:17

RS Mata Achmad Wardi menggelar ajang lari Run for Vision 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun rumah sakit yang jatuh setiap 21 April.

KAB. TANGERANG
Rekayasa Lalin 24 Jam Diberlakukan Urai Kemacetan Akibat Proyek Underpass Bitung

Rekayasa Lalin 24 Jam Diberlakukan Urai Kemacetan Akibat Proyek Underpass Bitung

Minggu, 19 April 2026 | 22:12

Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten mulai melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di lokasi proyek pembangunan underpass Bitung, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Banten Jadi Magnet Perantau, 16,87 Persen Penduduknya Pendatang

Banten Jadi Magnet Perantau, 16,87 Persen Penduduknya Pendatang

Minggu, 19 April 2026 | 22:58

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 16,87 persen penduduk di Provinsi Banten merupakan penduduk migran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill