Connect With Us

Persiapan PSEL, Pemkab Tangerang Genjot Pemilahan Sampah Kering

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 3 Juni 2026 | 20:31

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin Kabupaten Tangerang setiap harinya menampung sekitar 2.000 ton sampah per hari dari total jumlah penduduk sebanyak 4 juta jiwa. (Fahrul Dwi Putra / @TangerangNews.com)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai menyiapkan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin guna mengoptimalkan peran bank sampah. 

‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menjelaskan peran dari optimalisasi bank sampah yaitu guna memastikan sampah yang masuk ke dalam fasilitas PSEL adalah sampah yang telah melalui proses pemilahan.

‎"Makanya kita akan menggalakan bank sampah, TPS, untuk pemilahan. Jadi betul-betul sampah yang ke PSEL itu sampah yang sudah dipilah residunya," ujar Ujat, Rabu 3 Juni 2026.

‎Ia membeberkan, volume sampah yang berakhir di TPA dapat ditekan secara signifikan jika sampah telah dikurangi sejak dari hulu sebelum penerapan teknologi pengolahan sampah di hilir. 

‎"Kita akan menuju ke sana. Program kita pertama, mengurangi sampah dari sumbernya. Dari sumber itu kita kurangi agar yang dibuang ke TPA itu berkurang dari sisi volume," bebernya.

‎Guna mendukung proyek PSEL di TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang tidak hanya mengoptimalkan pemilahan sampah tetapi juga mengebut penyediaan infrastruktur.

Salah satu fokus utamanya adalah membuka dan membangun jalur akses khusus menuju area proyek tersebut.

‎Ujat menyebut, proyek PSEL Kabupaten Tangerang telah berada di tahap akhir persiapan sebelum akhirnya memasuki proses pelelangan investor yang ditargetkan dimulai pada Juni 2026.

‎Sebelumnya diberitakan, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyebut sampah organik atau sampah basah dapat menjadi kendala paling besar pada PSEL. 

‎"Karakteristik sampah untuk PSEL itu bisa kalau sampahnya banyak sampah kering non-organik. Begitu organik atau sampah basah agak repot," ujar Bima pada Rabu 29 April 2026.

‎Oleh karena itu, bima meminta pemda yang akan memanfaatkan proyek PSEL menyusun sistem pengelolaan sampah di masyarakat, termasuk strategi menekan kandungan air pada limbah organik.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

SPORT
Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dari 12-28 Juni, Catat Tanggalnya!

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dari 12-28 Juni, Catat Tanggalnya!

Jumat, 12 Juni 2026 | 04:49

Piala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill