Connect With Us

Pasca Bentrokan, Jemaah Ahmadiyah Kota Tangerang Resah

| Senin, 7 Februari 2011 | 19:08


TANGERANGNEWS-Pasca bentrokan dengan ejumlah warga yang menewaskan tiga jemaah Ahmadiyah di Desa Cikeusik, Pandeglang, jemaah Ahmadiyah yang tinggal Kota Tangerang merasa resah.
 
“Kalau rasa resah dan khawatir yah ada. Masalah ini kan sudah mencangkup nasional. Tapi  kita tetap jalin silaturhami yang baik dengan warga,” ungkap Ketua Cabang Ahmadiyah Kecamatan Cipondoh Margani, Senin (7/2).
 
Disebutkannya, ada sekitar 1000 orang jamaah Ahmadiyah di wilayahnya. Pihaknya sendiri telah melakukan penjagaan di Masjid jamaah yang terletak di Jalan Rahmat Alihadi, RT 04/04, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh. “Kita tetap waspada, jemaah sering tidur di masjid untuk berjaga-jaga,” papar Margani.

Meski demikian, lanjut Margani, rasa kekhawatiran itu tidak terlalu besar, mengingat jamaah Ahmadiyah telah berada Kota Tangerang sejak tahun 1948 dan sudah menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. “Tingkat toleransi antar umat beragama di sini sangat tinggi, jadi sara rasa masyarakat tidak akan melakukan tindakan anarkis,” ungkapnya.(RANGGA ZULIANSYAH)  

KAB. TANGERANG
Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Minggu, 1 Februari 2026 | 17:50

Seorang pria berinisial PKN, 55 tahun, warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di pohon mangga dekat rumahnya, pada Sabtu 31 Januari 2026.

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill