Connect With Us

323 bidang Lahan Fasos Fasum Belum Disertifikat

| Senin, 7 Februari 2011 | 20:19


TANGERANGNEWS-Sebanyak 323 bidang lahan fasilitas umum (Fasos) dan fasilitas sosial (Fasum) di Kota Tangerang belum disertifikat. Ratusan bidang lahan tersebut merupakan lahan pihak pengembang yang belum diserahkan kepada Pemkot sejak Kota Tangerang berdiri yakni tahun 1993.
 
Kepala Bidang Penyelesaian Sengketa dan Fasos Fasum Dinas Tata Kota Tangerang Herawan mengungkapkan, lahan yang belum disertifikat dikarenakan beberapa hal diantaranya, belum adanya surat serah terima dari pengembang dengan Pemkot dan belum adanya surat pemindahan hak antara pengembang dengan Pemkot.
 
“Kendalanya karena banyak dokumen yang belum lengkap sehingga belum dapat dibuatkan sertifikat atas lahan Fasos Fasum ini.,” terangnya, Senin (7/2).
 
Ditambahkannya, Pemkot sendiri telah membuat tim investigasi yang diketuai oleh Wakil Walikota untuk menyelesaikan masalah tersebut. "Dengan akan dibentuknya tim investigasi, diharapkan nantinya semua lahan Fasos Fasum yang ada dikota Tangerang dapat segera disertifikatkan sebagai aset Pemkot Tangerang," kata Herawan.
 
Sementara itu, di tahun 2011 ini, pihaknya akan mensertifikatkan sebanyak 81 bidang lahan fasos fasum. Ke 81 bidang lahan tersebut tersebar dibeberapa wilayah, diantaranya, Kecamatan Neglasari, Kecamatan Benda, Kecamatan Karawaci , Kecamatan Jatiuwung dan Kecamatan Karang Tengah.
 
"Ke-81 bidang lahan tersebut merupakan lahan yang digunakan untuk kepentingan masyarakat umum yang dibeli oleh Dinas Tata Kota dengan anggaran kurang lebih mencapai  Rp 45 Miliar. Kesemua lahan ini merupakan pembelian dari tahun 2009 hingga 2010,” ujarnya.
 
Dari ke 81 lahan yang dibeli, lanjut herawan, diantaranya dipergunakan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA), gedung sekolah, kantor kelurahan, dan gedung posyandu.(RANGGA ZULIANSYAH)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill