Connect With Us

Jumlah Sekolah di Tangerang Tidak Memadai

| Kamis, 24 Februari 2011 | 16:56

PGRI Kota Tangerang siap dukung Wahidin Halim jadi Gubernur. (tangerangnews / dira)


 
TANGERANGNEWS-Fasilitas dan jumlah sekolah di Kota Tangerang masih sangat rendah, tidak sebanding dengan jumlah murid yang ada. Karena itu kualitas pendidikan juga menjadi rendah. Demikian yang dikatakan oleh Mas Iman Kusnandar, Rektor Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang, saat acara seminar betema ekonomi kreatif, Kamis (24/2).
 
"Jumlah sekolah tidak memadai jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada," ujar Mas Iman Kusnandar.
 
Menurut Iman, jumlah penduduk wilayah Tangerang, yang meliputi Kabupaten, Kota, dan Tangsel, sekitar 5,3 juta jiwa. Sementara jumlah sekolah untuk tingkat SD hanya 1.200 buah, sedangkan SMP dan SMA masing-masing 200 buah. "Jumlah itu termasuk sekolah swasta, kalau tak ada swasta, tentu jauh lebih sedikit sekali. Jadi kita patut berterima kasih terhadap keberadaan sekolah swasta itu," ucapnya.
 
Karena itu Iman, seringkali saat siswa SD yang hendak masuk SMP, akan jauh berkurang, begitu juga ketika siswa SMP hendfak masuk SMA. Hal itu ditambah lagi dengan kondisi perekonomian warga Tangerang, yang mayoritas masih skala menengah bawah. "Banyak yang tidak mampu menyekolahkan anaknya sekolah. Jadinya, pendidikan warga Tangerang menjadi rendah," ucapnya.
 
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Zaenudin, mayoritas guru di wilayah Tangerang mengalami kemandekan kenaikan pangkat dari IV A ke IV B. Oleh karena mayoritas dari guru tidak mampu membuat karya ilimiah, sebagai prasyarat kenaikan pangkat itu.
 
Menurut Zaenudin, dari 23.000 orang guru di Tangerang, sekitar 6.500 orang adalah guru sekolah negeri. Dari jumlah itu, sekitar 3.000 orang yang mengalami kemandekan kenaikan pangkat tadi. "Mereka sepertinya tidak termotivasi untuk naik pangkat. Ini sangat disayangkan," tandasnya. (DIRA DERBY)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

HIBURAN
Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:42

Menyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill