Connect With Us

Demo di Pemkot Tangerang, Tapi Tuntut Pemprov Banten

| Senin, 2 Mei 2011 | 17:50

Mahasiswa demo perbaikan dan penambahan fasilitas pendidikan. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Sedikitnya 50 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Banten menuntut agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperhatikan kesejahteraan guru yang dinilai masih kurang. Tuntutan ini mereka sampaikan dalam aksi demo yang dilakukan di depan Kantor Pemkot Tangerang dalam rangka memperingati Hari
Pendidikan Nasional, Senin (2/5).

Para demonstran ini berorasi dengan pengeras suara sambil membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan mereka kepada Pemprov Banten untuk membangun dunia Pendidikan. Mereka meminta Pemkot Tangerang menyampaikan aspirasi mereka ke Pemprov Banten.

Dalam orasinya, koordinator lapangan Anggi mengatakan, Pemprov Banten harus memperhatikan kesejahteraan guru-guru terutama di daerah terpencil. Selain itu Pemprov juga harus menghapuskan komersialisasi pendidikan. “Masih banyak guru-guru yang kesejahteraannya tidak diperhatikan. Apalagi guru honorer,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa sempat berdialog dengan Wali
Kota Tangerang H Wahidin Halim. Mereka menilai kemajuan Pendidikan di
Kota Tangerang sudah bagus. Mereka mendukung program-program Pemkot di
bidang pendidikan karena telah terbukti dari kesejahteraan gurunya dan
pembangunan sarana serta perasarana pendidikan. “Kita juga minta agar
Pemkot menyarakan aspirasi kami ke Pemprov Banten,” ungkap Anggi.

Sementara itu Wahidin mengatakan bahwa Pemkot telah berhasil meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Menurut Wahidin, keberhasilan Pemkot tidak lepas dari komitmen dan kebijakan yang telah ditetapkannya. “Coba kalian cek di kota Tangerang sekolah-sekolah sudah banyak yang bertingkat. Perhatian Pemkot di bidang pendidikan telah ditetapkan dalam rangka meningkatkan SDM yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Zaenudin mengatakan, pihaknya banyak memberikan perhatian untuk kesejahteran guru melalui pemberian dana insentif sebanyak 26 ribu guru sekolah negeri dan 36 ribu guru sekolah swasta yang ada di kota tangerang. “Dana yang kita berikan sebesar Rp 400 ribu setiap bulan,” ungkapnya.(RAZ)

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

KOTA TANGERANG
Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor

Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor

Rabu, 1 Juli 2026 | 21:12

Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill