Connect With Us

Lurah Kunciran Sesalkan Alam Sutera

| Rabu, 4 Mei 2011 | 16:58

Rumah terisolasi proyek Alam Sutera (tangerangnews / rangga)


 TANGERANG-Lurah Kunciran, Satria, menyesalkan apa yang dilakukan pengembang perumahan Alam Sutra, yang secara sepihak menguruk rumah milik FX Supriyanto di Jalan H Koteng RT 003 RW 01, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Untuk itu pihaknya akan memediasi kedua pihak.
 
"Seharusnya tak perlu ada tindakan pengurukan itu. Toh masalah itu bisa diselesaikan secara baik-baik," ucapnya, hari ini.

Satria meminta pengembang Alam Sutra untuk tidak bertindak semena-mena terhadap warga. "Selama ini kami memang tidak mau ikut campur untuk pembebasan lahan itu, biar pengembang dan warga yang melakukan negosiasi. Sebab jika kami ikut-ikutan, justru bisa dianggap sebagai calo," ucapnya.

Menurut Satria, dirinya siap membantu mengatasi masalah tersebut. "Kami akan coba mediasi kedua belah pihak untuk mencari win-win solution. Yang penting tidak ada perselisihan yang merugikan Pak Supriyanto," ucapnya.

Menurut Satria, jika Suprriyanto tidak mau menjual rumahnya, sementara Alam Sutra sangat membutuhkan tanah itu, maka solusi terbaik adalah dengan merelokasi rumah Supriyanto. "Saya rasa itu solusi terbaik. Relokasi rumah Supriyanto seluas 100 m2 ke tanah lain di dekat situ juga," tandasnya. (DRA)
 

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill