Connect With Us

Lurah Kunciran Sesalkan Alam Sutera

| Rabu, 4 Mei 2011 | 16:58

Rumah terisolasi proyek Alam Sutera (tangerangnews / rangga)


 TANGERANG-Lurah Kunciran, Satria, menyesalkan apa yang dilakukan pengembang perumahan Alam Sutra, yang secara sepihak menguruk rumah milik FX Supriyanto di Jalan H Koteng RT 003 RW 01, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Untuk itu pihaknya akan memediasi kedua pihak.
 
"Seharusnya tak perlu ada tindakan pengurukan itu. Toh masalah itu bisa diselesaikan secara baik-baik," ucapnya, hari ini.

Satria meminta pengembang Alam Sutra untuk tidak bertindak semena-mena terhadap warga. "Selama ini kami memang tidak mau ikut campur untuk pembebasan lahan itu, biar pengembang dan warga yang melakukan negosiasi. Sebab jika kami ikut-ikutan, justru bisa dianggap sebagai calo," ucapnya.

Menurut Satria, dirinya siap membantu mengatasi masalah tersebut. "Kami akan coba mediasi kedua belah pihak untuk mencari win-win solution. Yang penting tidak ada perselisihan yang merugikan Pak Supriyanto," ucapnya.

Menurut Satria, jika Suprriyanto tidak mau menjual rumahnya, sementara Alam Sutra sangat membutuhkan tanah itu, maka solusi terbaik adalah dengan merelokasi rumah Supriyanto. "Saya rasa itu solusi terbaik. Relokasi rumah Supriyanto seluas 100 m2 ke tanah lain di dekat situ juga," tandasnya. (DRA)
 

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill